Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Niko Martin Hengkang dari PDIP, Ini Alasannya
NTT NEWS

Niko Martin Hengkang dari PDIP, Ini Alasannya

By Redaksi16 Mei 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Nikolaus Martin, mantan politisi PDIP (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Mantan anggota DPRD Manggarai Timur (Matim), Nikolaus Martin dikabarkan telah resmi mengundurkan diri dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Keputusan Niko hengkang dari partai besutan Megawati Soekarno Putri itu dibuktikan dengan surat pernyataan pengunduran diri yang salinannya diterima VoxNtt.com.

Setelah keluar, pria asal Kecamatan Poco Ranaka Timur yang selama ini getol mengkritisi roda pembangunan di Matim  tersebut sudah mendaftarkan diri di Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk maju sebagai calon legislatif tahun 2019 mendatang.

Niko Martin yang ditemui VoxNtt.com di sela-sela kegiatan seleksi Bacaleg PSI Matim di Aula SMAK Pancasila Borong, Rabu (16/05/2018), mengaku, dia memilih keluar dari PDIP karena ada persoalan internal partai.

“Supaya tidak ada konflik, makanya saya memilih keluar dan mundur dari partai. Sehingga tidak ada gesekan-gesekan di dalam partai itu,” jelas Niko.

Usai melayangkan surat pengunduran diri, Niko akan menyerahkan semua atribut PDIP, termasuk KTA.

“Menunggu waktu saja untuk menyerahkan atribut partai dan KTA partai. Selama ini sudah upaya untuk mengembalikan. Tetapi, kendala di waktunya,” imbuhnya.

Menurut Niko, persoalan internal PDIP hingga akhirnya dia memilih hengkang adalah bagian dari pendidikan politik.

“Masuk partai baik-baik, keluar juga harus baik-baik. Suapaya relasi yang selama ini sudah berjalan tetap terjalin dengan baik,” ujarnya.

Alasan Niko memilih ke PSI karena ingin mencari suasana baru. Apalagi PSI, kata dia, adalah partai yang terbuka dan nasionalis.

Baca:Niko Martin Undur Diri dari PDIP

“Saya masuk di sini, karena sesuai dengan ideologi kita yaitu perangi korupsi,” tutup Niko.

 

Penulis: Nansianus Taris
Edtor: Adrianus Aba

Manggarai Timur
Previous ArticlePSI Matim Gelar Seleksi Bacaleg 2019
Next Article Kejari Manggarai Kembali Diminta Usut Tuntas Proyek Lapen di Golo Wune

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026
Terkini

Desa Lotas Rawan Longsor dan Belum Memiliki Batas Wilayah yang Jelas

8 Maret 2026

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.