Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Warga Desa Tengatiba Konsumsi Air Keruh dan Bau
Regional NTT

Warga Desa Tengatiba Konsumsi Air Keruh dan Bau

By Redaksi22 Mei 20181 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Warga desa Tengatiba sedang mengambil air di kali untuk masak dan minum (Foto: Arkadius Togo/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT-Warga desa Tengatiba, Kecamatan Aesesa Selatan, Kabupaten Nagekeo terpaksa harus mengonsumsi air kali yang sangat keruh dan berbau.

Bahkan untuk mendapatkan air yang keruh dan berbau itu, warga terpaksa harus berjalan kaki hingga ratusan meter.

Air yang diambil merupakan hasil resapan dari lubang darurat yang digali dengan jarak hanya tiga puluh sentimeter dari sumbernya.

Ester Konga, salah seorang warga desa Tengatiba membenarkan kondisi yang memprihatinkan tersebut.

Sebelum dimasukkan ke dalam jeriken, kata Ester, air hasil resapan itu harus dikuras secara berulang kali agar terlihat bersih.

Menurutnya kebiasaan ini bukan baru sekali terjadi tetapi telah berlangsung lama ketika musim kemarau tiba.

Dikatakan air tersebut dimanfaatkan untuk kebutuhan seperti masak dan minum. Sedangkan untuk mandi dan cuci menggunakan air dari embung.

Ester mengaku, meskipun air keruh dan berbau, namun warga terpaksa tetap mengonsumsinya.

Hal itu lantaran BLUD SPAM Nagekeo belum menyediakan saluran air bersih menuju desa Tengatiba.

 

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Adrianus Aba

 

Nagekeo
Previous ArticleDebat Pilkada, Warga Kecewa dengan KPU Nagekeo
Next Article Sekarang, Masyarakat Bisa Dapatkan Bansos Rastra Secara Gratis

Related Posts

Imigrasi Labuan Bajo Periksa Dokumen WNA dalam Operasi Gabungan di Manggarai

30 Juni 2026

Polisi Patroli dan Pantau Camp Pemuda GMIT di Amarasi Timur

30 Juni 2026

Suami Korban Dugaan KDRT di Nagekeo Pilih Berdamai dengan Istri setelah Diancam Video

29 Juni 2026
Terkini

Imigrasi Labuan Bajo Periksa Dokumen WNA dalam Operasi Gabungan di Manggarai

30 Juni 2026

Polisi Tangkap Pengepul Togel di Toko Pertanian Kawasan Pasar Lembor

30 Juni 2026

Polisi Patroli dan Pantau Camp Pemuda GMIT di Amarasi Timur

30 Juni 2026

Suami Korban Dugaan KDRT di Nagekeo Pilih Berdamai dengan Istri setelah Diancam Video

29 Juni 2026

SMP Tujuh Tangkai Pulau Boleng Buka Pendaftaran Siswa Baru, Permudah Akses Pendidikan Anak Kepulauan

29 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.