Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Poktan Dua Tiga di Olaia Aesesa Miliki Perpustakaan
Regional NTT

Poktan Dua Tiga di Olaia Aesesa Miliki Perpustakaan

By Redaksi24 Mei 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Penggagas Perpustakaan Tani Wia Ngai Wedho Todo, Yohanes Niku
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT-Kelompok tani (poktan) Dua Tiga di Desa Olaia, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo memiliki perpustakaan tani.

Perpustakaan tani yang diberi nama “Wia Ngai Wedho Todo” itu dikabarkan hadir sebagai upaya meningkatkan pengetahuan, wawasan, pola pikir masyarakat petani di pedesaan.

“Jadi ini bagian untuk membuka wawasan dengan membangun petaninya agar bisa bermanfaat ke depannya,” kata Penggagas Perpustakaan Tani Wia Ngai Wedho Todo, Yohanes Niku saat ditemui VoxNtt.com di Dinas Perpustakaan Kabupaten Nagekeo, Kamis siang (24/05/2018).

Jhon biasa disapanya mengaku, dalam mendirikan sebuah perpustakaan tani pihaknya memiliki tantangan tersendiri.

Tantangan tersebut adalah bagaimana mengajak masyarakat untuk bisa mendirikan taman bacaan. Sehingga bisa dijadikan sebagai sarana yang bagus bagi kepentingan seluruh masyarakat.

Selain sulit mengajak untuk mendirikan bangunannya, kata dia, ada juga tantangan yang berat yakni cara mengajak masyarakat untuk bisa datang membaca buku.

Dikatakan Jhon atas perjuangan dan kerja keras alhasil saat ini sudah ada anak-anak di Desa Olaia yang sudah mulai bergabung.

“Dan kami sudah mulai. Kami sediakan buku supaya mereka bisa baca. Saya ingin agar kelompok tani Dua Tiga menjadi pilot project bagi kelompok lain di wilayah Nagekeo. Apa yang saya pikirkan hari ini adalah bagaimana ke depan model bagi kelompok tani yang lain. Kami setiap sebulan sekali baca bareng. Mungkin ke depan setiap hari Minggu untuk baca,” kata Jhon.

Dia menambahkan, total kelompok tani yang ada di Kabupaten Nagekeo sebanyak 1.284.

Dari jumlah tersebut hanya sembilan kelompok mempunyai kantor tani.

 

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Adrianus Aba

Nagekeo
Previous ArticleWarga Rahong Utara Keluhkan Jaringan Telkomsel Tak Lancar
Next Article Kasus DAK 2006 di Dinas PK Ende, Geram Bocorkan Hasil Audit BPKP

Related Posts

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026
Terkini

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.