Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Keluarga Bantah Telantarkan Jenazah Nikolaus
NTT NEWS

Keluarga Bantah Telantarkan Jenazah Nikolaus

By Redaksi1 Juni 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Keluarga Nikolaus menjemput jenazah di Bandara Frans Sedang Maumere pada Rabu (30/5/2018). (Foto: Are de Peskim/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, Vox NTT- Pihak keluarga almarhum Nikolaus Robertus akhirnya buka suara terkait tudingan menelantarkan jenazah TKI yang meninggal di Malaysia tersebut.

Menurut Wakil Keluarga, Hermanus Ranu, pihaknya tidak menelantarkan jenazah.

Pengusaha yang mempekerjakan Nikolaus bertanggungjawab mengirim jenazah.

Sesuai komunikasi via handphone pihak keluarga telah diberitahu jenazah akan dikirim ke Maumere.

“Perusahaan yang mengurus pengiriman jenazah harusnya dikirim ke Maumere namun karena kesalahan teknis akhrinya sampai di Kupang,” terangnya kepada VoxNtt.com pada Rabu (30/5/2018) di rumah duka di Gang Denis, Nangahure, Alok Barat.

Baca Juga: Jenazah TKI Asal Sikka Telantar di Kupang

Hal senada disampaikan oleh keponakan Nikolaus, Anny Nasa. Menurutnya di Kupang pun jenazah dijaga oleh salah satu keponakannya yang kebetulan sedang kuliah di Kupang.

Anny menyayangkan pernyataan sejumlah pihak melalui postingan di media sosial yang menyebutkan jenazah ditelantarkan keluarga.

“Itu pernyataan yang sangat melukai perasaan keluarga yang sedang berduka,” terangnya.

Pihak keluarga sempat datang ke bandara pada Selasa (29/5/2018) untuk menjemput jenazah. Rupanya jenazah terhenti di Kupang.

Beruntung atas bantuan Dinas Nakertrans Pemprov NTT dan BP3TKI Kupang jenazah akhirnya diterbangkan ke Maumere.

Nikolaus meninggal pada Selasa (22/5/2018).

Sempat ditahan beberapa hari di Sandakan, Malaysia untuk pengurusan dokumen, jenazah baru diterbangkan pada Minggu (27/5/2018) menuju Kuala Lumpur dan seterusnya ke Indonesia.

 

Penulis: Are de Peskim
Editor: Adrianus Aba

Sikka
Previous ArticleIni Kronologis dan Penyebab Kematian TKI Asal Sikka
Next Article Terima Alat Sekolah dari Mendagri, Bram Sutejaputra Ingin Jadi Ustad dan Tentara

Related Posts

Pastor Pantura Tolak Tambang Mangan di Reok dan Lamba Leda Utara

8 Agustus 2026

Keuskupan Agung Ende dan Warga Flores Gugat Tiga SK Geothermal ke Mahkamah Agung

31 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026
Terkini

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026

SBD Peduli Flores: Merawat Persaudaraan di Tengah Duka

1 September 2026

Membangun Ekosistem Sepak Bola Indonesia: Dari Pembinaan Usia Dini menuju Prestasi Dunia

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026

Kisah Sepuluh Warga Selamat Sebelum Rumah Roboh saat Gempa Mengguncang Manggarai

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.