Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»DPRD Matim Diminta Monitoring Pengelolaan Dana Desa
VOX DESA

DPRD Matim Diminta Monitoring Pengelolaan Dana Desa

By Redaksi5 Juni 20181 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi Dana Desa
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Aktivis Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) asal Manggarai Timur (Matim), Firman Jaya meminta anggota dewan di kabupaten itu untuk melakukan monitoring pengelolaan dan penggunaan dana desa di daerah pemilihan masing-masing.

Firman Jaya mengatakan, pemantauan itu penting dilakukan untuk memastikan, apakah pemerintah desa mengelola dana desa dengan baik atau tidak.

“DPRD mesti turun lokasi untuk melakukan pengawasan penggunaan dan penyerapan dana desa. Apakah pengelolaanya sesuai aturan atau tidak. DPRD kan punya fungsi pengawasan,” tegas Firman saat ditemui VoxNtt.com di Borong, Selasa (05/06/2018).

Dia menambahkan, pengawasan terhadap penggunaan dana desa sangat penting mengingat pemerintah mengucurkannya dalam jumlah yang besar.

Firman menilai, selama ini yang intens mengawasi penggunaan dana desa di Matim hanyalah media massa. Sementara peran DPRD belum tampak ke permukaan.

Banyak pemberitaan media massa yang mewartakan dana desa diduga disalahgunakan oleh pemerintah desa.

“Selama ini yang terjadi di lapangan masih banyak yang diduga disalahgunakan. Meskipun tidak semua desa. Ke depan mesti ada pengawasan dan monitoring dari pihak terkait, termasuk DPRD Matim,” tegas Firman.

 

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Adrianus Aba

Manggarai Timur
Previous ArticleUsut Tuntas Dugaan Korupsi Dana Sail Komodo
Next Article Melki Laka Lena Ajak Kaum Muda dan Perempuan Aktif Berpolitik

Related Posts

Desa Lotas Rawan Longsor dan Belum Memiliki Batas Wilayah yang Jelas

8 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026
Terkini

Desa Lotas Rawan Longsor dan Belum Memiliki Batas Wilayah yang Jelas

8 Maret 2026

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.