Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Warga Aeramo Keluhkan Listrik Sering Mati
Regional NTT

Warga Aeramo Keluhkan Listrik Sering Mati

By Redaksi24 Juli 20181 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Nasarius Selesius Kua, tokoh muda Aeramo
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT-Masyarakat di Desa Aeramo, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo mengeluhkan PLN Ranting Mbay akhir-akhir ini kerap kali mematikan arus listrik. Listrik bahkan dalam sehari bisa lima kali mati.

“PLN Ranting Mbay akhir-akhir ini pelayanan tidak benar. Setiap hari tidak luput dari padam,” ujar Nasarius Selesius Kua, tokoh muda Aeramo saat ditemui VoxNtt.com, Selasa (24/07/2018).

Nasan biasa ia disapa menyebut, kondisi ini menunjukkan ketidakbecusan PT PLN sebagai perusahaan milik negara dalam memenuhi hak-hak masyarakat sebagai konsumen.

“Akhir-akhir ini sering sekali mati lampu. Entah alasannya apa. Tidak ada juga pemberitahuan atau sosialisasi resmi sebelumnya dari pihak PLN,” tandas Nasan.

Kata Nasan, akibat kerap kali padam, aktivitas masyarakat seperti kegiatan belajar dan lainnya terganggu. Bahkan bisa terjadi kerusakan alat-alat elektronik seperti TV dan lain-lain.

Untuk itu, ia meminta agar PLN Ranting Mbay memperhatikan pelayanannya. Sebab listrik sudah menjadi kebutuhan dasar masyarakat saat ini.

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Adrianus Aba

Nagekeo
Previous ArticlePileg 2019, Demokrat Manggarai Target Dapat 23.000 Suara
Next Article Kelola Dana Tidak Transparan, Warga Geruduk Kantor Desa Kentol

Related Posts

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026
Terkini

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.