Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Kadis Pariwisata Flotim Tanggapi Keluhan Nelayan
Regional NTT

Kadis Pariwisata Flotim Tanggapi Keluhan Nelayan

By Redaksi4 Agustus 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Flores Timur, Apolonia Corebima, SE.M.Si. (Foto: Sutomo Hurint)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Larantuka, Vox NTT-Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kabupaten Flores Timur (Flotim), Apolonia Corebima, SE.,M.Si menanggapai keluhan nelayan Air Panas, Desa Mokantarak.

BACA JUGA: Aktivitas Nelayan Air Panas Flotim Terganggu

Sebelumnya nelayan di pesisir pantai Air Panas merasa terganggu dengan keberadaan kapal ikan yang berlabuh di sepanjang pantai itu.

Nelayan setempat kehilangan lahan untuk menangkap ikan lantaran daerah pesisir pantai sudah dipenuhi kapal-kapal ikan dari luar daerah yang berlabuh.

Beberapa kapal ikan yang berlabuh di pesisir pantai Air Panas (Foto: Sutomo Hurint/ Vox NTT)

Dihubungi via WhatsApp, Jumat, (03/08/2018) pukul, 17.01 Wita, Apolinia menulis, berdasarkan rencana tata tuang wilayah (RTRW) Kabupaten Flotim, daerah Air Panas sudah ditetapkan sebagai lokasi khusus pariwisata.

Dikatakan keberadaan kapal-kapal yang berlabuh di pesisir pantai Air Panas sangat mengganggu kegiatan pariwisata oleh sebab itu mesti dipindahkan.

Wisatawan lokal sedang merendamkan diri di tempat wisata Pemandian Air Panas. (Foto: Sutomo Hurint)

Pihak Dinas Kebudayaan dan Pariwisata juga telah mengirimkan surat kepada pemilik-pemilik kapal dengan tembusan Kepala Desa Mokantarak untuk segera memindahkan kapal-kapal dari wilayah Air Panas.

Pemindahan ini dilakukan guna tidak menggangu pembangunan sarana dan prasarana wisata Air Panas yang sedang dan akan segera dilakukan.

Ditulisnya pada tahun ini akan dibangun boardwalk untuk hutan bakau dan 2 Gazebo pada bagian ujung kiri dan kanan hutan bakau.

Pemindahan ini juga diberlakukan pada bangkai-bangkai kapal yang dibiarkan di bibir pantai Air Panas, termasuk Kapal Siti Nirmala yang berada tepat di bagian selatan Pabrik pengolahan ikan Tri Tunggal Lintas Benua (TLB).

Penulis: Sutomo Hurint

Editor: Irvan K

Flores Timur
Previous ArticleMengapus Kenangan
Next Article Karma

Related Posts

Camat Welak Rutin Datangi Pasien ODGJ, Mandi Bersama hingga Berbagi Cerita

9 Agustus 2026

HUT ke-25 Demokrat, DPC Mabar Soroti Kiprah SBY dan Aksi Peduli Lingkungan

8 Agustus 2026

Pemerintah Kecamatan Reok Barat Bantah Kontribusi ASN untuk HUT RI Merupakan Pungli

7 Agustus 2026
Terkini

Jika Kopi Manggarai Bisa Bicara di Meja Hotel Labuan Bajo

10 Agustus 2026

Pendirian Universitas Republik Indonesia- Kemasan Simbol Kekuasaan

10 Agustus 2026

Camat Welak Rutin Datangi Pasien ODGJ, Mandi Bersama hingga Berbagi Cerita

9 Agustus 2026

Ketua PSSI Mabar Usul Nama Stadion Ora Flobamorata Diubah Jadi Stadion Komodo

8 Agustus 2026

PSSI Cup II Manggarai Barat Diikuti 27 Klub, Hadiah Total Rp120 Juta

8 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.