Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Rumah Warga Ngada Terbakar, Merah Putih Tetap Berkibar
NTT NEWS

Rumah Warga Ngada Terbakar, Merah Putih Tetap Berkibar

By Redaksi18 Agustus 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bendera merah putih tetap berkibar, meski rumah Yakobus terbakar (Foto: Arkadius Togo/VoxNtt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, Vox NTT-Kegembiraan menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-73 berlalu begitu cepat bagi Yakobus Renggo (63), warga desa Nginamanu, kecamatan Wolomeze, kabupaten Ngada.

Pasalnya setelah upacara bendera selesai sekitar pukul 09.00 WITA, rumahnya dikabarkan ludes terbakar. Yakobus sendiri bersama keluarganya sedang tidak berada di rumah saat itu.

Informasi rumahnya terbakar didapat dari warga yang baru pulang mengikuti upacara bendera 17 Agustus 2018.

Pantauan VoxNtt.com, tidak ada harta benda yang bisa diselamatkan. Atap dan dinding rumah roboh hingga rata dengan tanah.

Rumah Yakobus roboh rata dengan tanah (Foto: Arkadius Togo/VoxNtt.com)

Namun anehnya, bendera yang tiangnya ditanam sekitar 1 meter dari rumah itu tidak terbakar. Talinya pun tidak meleleh, padahal pohon pisang yang jaraknya sama dengan tiang bendera itu tak luput dari jilatan si jago merah.

“Semua barang tidak ada yang diselamatkan. Tapi anehnya bendera merah putih tidak terbakar pak,” kata Nus Cola, saksi mata yang melihat langsung kejadian itu.

Nus mengungkapkan dirinya tidak bisa berbuat banyak lantaran api sudah semakin membesar. Dia hanya sempat mendorong sebuah traktor yang letaknya dekat rumah ke titik yang aman.

“Saya heran barang sekitar tidak luput, kok bendera merah putih tetap berkibar,” katanya.

Sementara Yakobus, pemilik rumah, menuturkan, saat kejadian berlangsung kelurganya sudah berangkat ke kebun.

Sebelum pergi, dia mengaku sempat memadamkan api pada tungku, baru kemudian meninggalkan rumah.

Musibah ini turut mengundang kepedulian warga desa Nginamanu. Mereka mengunjungi rumah Yakobus sambil membawa beberapa bantuan seadanya.

Tokoh masyarakat Tajo, Konelis Nuwa mengatakan warga spontan memberi bantuan dan gotong royong membangun kembali rumah darurat.

Warga membantu membangun rumah darurat untuk Yakobus dan keluarga (Foto: Arkadius Togo/VoxNtt.com)

Yakobus sendiri hanya bisa pasrah dengan peristiwa itu. Dirinya berharap agar ada bantuan dari pemerintah mengingat dirinya hanya seorang petani dan memiliki tujuh orang anak.

Anak pertama dan kedua tidak sekolah, anak ketiga sedang sekolah di SMAK Regina Pacis Bajawa, anak keempat dan kelima bersekolah di SMAN 1 Atap Kuruboko, dan anak keenam dan ketujuh masih SD di Kuruboko.

Hingga berita ini turun belum diketahui penyebab terjadinya kebakaran. Aparat keamanan dari kepolisian juga belum terlihat turun ke TKP. Dugaan warga kebakaran terjadi karena hubungan arus pendek listrik.

Kerugian belum bisa ditaksir. Namun sekitar enam karung padi ikut terbakar.

Penulis: Arkadius Togo

Editor: Irvan K

Ngada
Previous ArticlePemkab TTU Diminta Perjuangkan Pelabuhan Wini
Next Article Aksi Joni, Nasionalisme dan Rintihan Provinsi Budak

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Pemprov NTT Harus Lobi Pemerintah Pusat soal Nasib 9.000 PPPK

5 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.