Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pendidikan NTT»SMK Santu Pius X Insana Sudah Lahirkan 1.754 Alumni
Pendidikan NTT

SMK Santu Pius X Insana Sudah Lahirkan 1.754 Alumni

By Redaksi21 Agustus 20183 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Pintu gerbang SMK Katolik St. Pius X Insana (Foto: Eman Tabean/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu,Vox NTT-SMK Katolik St.Pius X Insana yang terletak di Kelurahan Bitauni, Kecamatan Insana, Kabupaten TTU merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29, Selasa (21/08/2018).

Perayaan HUT sekolah yang kini dipimpin oleh Pastor Vinsensius Manek Mau, Pr tersebut digelar dengan misa ekaristi kudus.

Pantauan VoxNtt.com, tampak Uskup Emeritus Keuskupan Atambua Mgr. Anton Pain Ratu, SVD, Anggota DPRD TTU Therensius Lazakar, Kapolsek Insana Ipda Nifron Henuk, Camat Insana Fransiskus Tuames, serta alumni turut menghadiri perayaan ekaristi kudus.

Misa dipimpin oleh Pastor Vinsen Manek Mau, Pr dan para imam yang pernah menjalani tahun orientasi pastoral di SMK Katolik St. Pius X Insana.

Usai perayaan ekaristi  dilanjutkan dengan sambutan dan pemotongan kue ulang tahun yang disediakan oleh para alumni.

Kepala SMK Katolik St.Pius X Insana, Pastor Vinsen Manek Mau, Pr dalam sambutannya mengungkapkan, selama 29 tahun berdiri SMK ini telah melahirkan 1.754 alumni.

Para alumni terdiri dari 1.727 orang yang berhasil lulus. Sedangkan 27 lainnya dinyatakan tidak lulus.

“Jumlah yang saya sebut tadi itu dari angkatan 1-26, sedangkan 3 angkatan lainnya ini sementara masih berada di bangku sekolah,” jelas Pastor Vinsen.

Para alumni yang lahir dari rahim SMK Katolik St.Pius X Insana, kata dia, telah banyak yang menuai kesuksesan.

Mereka suda sebagai pengusaha di bidang pertanian dan peternakan, pegawai di pemerintahan dan lembaga swasta,  anggota DPRD TTU, rohaniwan-rohaniwati, serta sejumlah profesi lainnya.

Pastor Vinsen berharap para alumni yang lahir dari rahim sekolah tersebut dapat menghayati semangat yang diwariskan St.Pius X. Sehingga dapat menjadi berkat dan pembawa kabar sukacita bagi masyarakat.

“Selain yang alumni dari SMK ini, para guru yang pernah mengajar di sekolah sini pun sukses karena banyak yang bahkan sudah jadi kepala sekolah, ini bukti kesuksesan yang diraih SMK ini selama 29 tahun berdiri,” ujar sosok yang sudah 14 tahun menjabat sebagai Kepala SMK Katolik St.Pius X Insana tersebut.

Fransiskus Elu, salah satu alumnus SMK Katolik St. Pius X Insana tahun 1994 saat dimintai tanggapannya mengaku berbangga pernah belajar dan menjadi bagian dari keluarga besar sekolah itu.

Kepala SMK Katolik St.Pius X Insana, Pastor Vinsen Manek Mau, Pr (Foto: Eman Tabean/Vox NTT)

SMK Katolik St. Pius X Insana saat memiliki 3 jurusan. Ketiganya antara lain; Pertanian, Peternakan dan Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian.

Menurut Fransiskus, saat ini SMK Katolik St. Pius X Insana merupakan salah satu sekolah kejuruan terbaik. Sebab, memiliki fasilitas gedung dan alat praktik yang cukup lengkap.

“Lihat saja, di SMK ini fasilitas gedung dan alat praktik untuk 3 jurusan ini cukup lengkap, ini yang buat saya berani bilang kalau untuk saat ini SMK St.Pius X Insana merupakan salah satu sekolah kejuruan yang terbaik di provinsi ini,” ujarnya berbangga.

“Di SMK St.Pius X Insana ini kita tidak hanya belajar soal ilmu kejuruan tapi juga kedisiplinan dan moralitas, jadi jebolan dari sekolah ini tidak hanya matang dari segi intelektual tapi moral juga cukup bagus saat terjun ke masyarakat,” tuturnya.

Ajang Reuni Alumni

Fransiskus menambahkan, momentum perayaan HUT ke-29 ini juga menjadi ajang reuni akbar bagi seluruh alumni.

Sebagai bentuk sumbangsih dari alumni kepada almamater,  sejak beberapa hari lalu pihaknya telah menggelar sejumlah pelatihan dan seminar.

“Sejak 2 hari lalu itu kita ada pelatihan pembuatan mesin tetas, pupuk, IB ayam dan juga seminar serta sharing pengalaman bagi seluruh adik-adik siswa, hanya ini hal kecil yang kami buat untuk almamater kami tercinta,” tuturnya.

 

Penulis: Eman Tabean
Editor: Ardy Abba

TTU
Previous ArticleDari Rahim Para Pelacur: Makna Kemerdekaan dari Karang Dempel
Next Article Aldo Febrianto Dapat Jabatan Baru di Polda NTT

Related Posts

Seminari Kisol Luncurkan Renstra 2026–2031 untuk Hadapi Tantangan Era VUCA

5 Maret 2026

Renstra 2026–2031 Jadi Momentum Pembenahan Seminari Pius XII Kisol

5 Maret 2026

Seminari Pius XII Kisol Susun Renstra 2026–2031, Fokus pada Penguatan Kesehatan, Gizi, dan Tata Kelola

5 Maret 2026
Terkini

Desa Lotas Rawan Longsor dan Belum Memiliki Batas Wilayah yang Jelas

8 Maret 2026

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.