Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Puluhan Lubang Hiasi Jalan Aeramo-Nangadhero
Regional NTT

Puluhan Lubang Hiasi Jalan Aeramo-Nangadhero

By Redaksi28 Agustus 20181 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Sebuah deker yang berada di ruas jalan Aeramo menuju Nangadhero yyaris Putus. Gambar diambil Selasa, 28 Agustus 2018 pagi. (Foto: Arkadius Togo/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT-Puluhan lubang menganga tersebar di ruas jalan Desa Aeramo menuju Desa Nangadhero, kabupaten Nagekeo.

Selain itu, terdapat dua deker yang jebol dan menjadi ancaman bagi pengguna jalan.

Pantauan VoxNtt.com, Selasa (28/08/2018) pagi, warga terpaksa menimbun batu di beberapa lubang untuk menghindari kecelakaan.

Saat musim hujan, lubang-lubang itu berisi air sehingga membentuk kolam kecil di tengah jalan.

Warga menanam pelepah kelapa sebagai rambu bagi pengendara untuk tidak melewati titik itu (Foto: Arkadius Togo)

Ada lubang yang diisi kayu sebagai tanda bagi pengendara untuk tidak melintas di lokasi tersebut.

Aris Daga, warga di Nangadhero Selasa pagi, mengatakan, sudah berulang kali kecelakaan di ruas jalan tersebut dan nyaris memakan korban jiwa.

Sementara Eman, pengguna jalan yang sedang melintasi ruas jalan tersebut berharap agar pemerintah mengalokasi anggaran untuk perbaikan jalan tersebut.

Dia juga berharap agar pengerjaan jalan diberikan kepada rekanan yang bertanggung jawab dengan kualitas yang bagus.

“Sebanyak apapun uang pemerintah yang digelontorkan hasilnya tetap akan buruk kalau dikerjakan asalan” pinta Eman.

Penulis: Arkadius Togo

Editor: Irvan K

Nagekeo
Previous ArticleIsi Chat Istri RA dan Eki Bukan Tindak Pidana
Next Article Gempa 6,2 SR Guncang Kupang

Related Posts

Nyawa Samsia Cora Diduga Direnggut Hoaks Terstruktur dan Berskala Masif

27 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

Pengungsi Gempa Nagekeo Keluhkan Kesenjangan Bantuan, Pemkab Diminta Evaluasi Penanganan

23 Agustus 2026
Terkini

Membangun Ekosistem Sepak Bola Indonesia: Dari Pembinaan Usia Dini menuju Prestasi Dunia

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026

Kisah Sepuluh Warga Selamat Sebelum Rumah Roboh saat Gempa Mengguncang Manggarai

1 September 2026

Penanganan Masih Jauh dari Ideal, Pemerintah Diminta Perpanjang Masa Tanggap Darurat Bencana Gempa Flores

1 September 2026

Kapolda NTT Tinjau Rusun Polres Manggarai Barat yang Rusak akibat Gempa

28 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.