Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»GMIT NTT Minta Pemerintah RI Pertimbangkan Kembali Pemilu 2019
Pilkada

GMIT NTT Minta Pemerintah RI Pertimbangkan Kembali Pemilu 2019

By Redaksi12 September 20181 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua GMIT NTT, Pdt Mery Kolimon (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT- Ketua Sinode Gereja Masehi di Timor (GMIT) NTT, Pdt Mery Kolimon meminta Pemerintah RI agar mempertimbangkan kembali pelaksanaan pemilu serentak 2019, terutama di provinsi NTT.

Pdt Mery mengatakan, pemilu serentak 2019 itu bertepatan dengan agenda keagamaan bagi umat kristiani.

“Kami minta agar Pemerintah RI mempertimbangkan kembali hal ini” kata Pdt Mery kepada VoxNtt.com melalui pesan WhatsApp, Rabu siang (12/09/2019).

Menurutnya, salah satu nilai dasar Negara Indonesia adalah keimanan, keagamaan atau keTuhanan sebagaimana terumus dalam sila pertama Pancasila.

Pasal 29 UUD 1945 juga, kata dia, Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing. Warga Indonesia juga diberi kemerdekaan untuk beribadat menurut agama dan kepercayaannya itu.

“Untuk itu kami minta pemerintah melihat ulang dan membawa keputusan yang memungkinkan umat masyarakat tak kehilangan hak pilihnya,” harap Pdt Mery.

Penulis: Tarsi Salmon
Editor: Ardy Abba

Kota Kupang
Previous ArticleRumah di Carep Ruteng Rusak Diterjang Angin Puting Beliung
Next Article Menggugah Pemda Kota Kupang

Related Posts

Wali Kota Kupang: Tak Boleh Ada Intimidasi terhadap Tenaga Kesehatan

29 Juni 2026

Gubernur NTT Minta Aparat Penegak Hukum Profesional Usut Kematian Dokter Icha

29 Juni 2026

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026
Terkini

Wali Kota Kupang: Tak Boleh Ada Intimidasi terhadap Tenaga Kesehatan

29 Juni 2026

Gubernur NTT Minta Aparat Penegak Hukum Profesional Usut Kematian Dokter Icha

29 Juni 2026

PT SJA Sosialisasikan Rencana Tambang Mangan di Reok, Warga Kampung Jengkalang Nyatakan Dukungan

29 Juni 2026

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.