Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Sebelum Terbakar di Kalimantan, Keluarga Asal Manggarai Diduga Dibacok
NTT NEWS

Sebelum Terbakar di Kalimantan, Keluarga Asal Manggarai Diduga Dibacok

By Redaksi13 September 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Dominikus Jehatu dan Imel istrinya, serta bayi mereka (Foto: Ist.)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Vox NTT- Penyebab tewasnya Dominikus Jehatu dan keluarga saat kebakaran di Camp Hajak C PT Antang Ganda Utama (AGU), Desa Hajak, Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara, Kalimatan Tengah pada Selasa, 11 September 2018, masih dalam penyelidikan Polisi.

Kasat Reskrim Polres Barito Utara, AKP Samsul Bahri mengungkapkan, sebelum terbakar keluarga asal Pane, Kecamatan Rahong Utara, Kabupaten Manggarai, NTT itu diduga dibacok orang.

“Untuk sementara hasil otopsi, diduga ada bekas-bekas bacokan dan tusukan,” terang AKP Samsul kepada para awak media di RSUD Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kamis (13/09/2018).

Dari hasil penyelidikan sementara Polisi, kata dia, korban diduga meninggal karena ada unsur kesengajaan dengan menghilangkan nyawa orang.

“Makanya kita ke TKP dulu dengan pihak Polda untuk mencari petunjuk-petunjuk dan bukti-bukti yang mungkin mengarah kepada pelaku atau pun saksi-saksi yang mungkin mengetahui,” ujar AKP Syamsul.

Dia mengatakan, laporan resmi secara tertulis dari Kepolisian akan diumumkan setelah ada laporan resmi dokter forensik.

“Ya untuk yang anaknya ada luka tusukan,” katanya.

Dikabarkan sebelumnya, satu keluarga asal Kabupaten Manggarai- Flores, NTT tewas dalam insiden kebakaran rumah di Camp Hajak C PT Antang Ganda Utama (AGU), Desa Hajak, Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara, Kalimatan Tengah pada Selasa, 11 September 2018.

Informasi yang dihimpun, peristiwa naas itu terjadi sekitar pukul 23.30 WIB.

Api dengan cepat melahap isi rumah hingga satu keluarga asal Manggarai ini tewas terpanggang. Mereka ialah pasangan Dominikus Jehatu (34) dan Imel (24).

Sedihnya, bayi korban Apriliano yang masih berumur empat bulan juga ikut tewas setelah tak berdaya dikelilingi si jago merah.

Rumah yang ditempati keluarga Domikus tersebut milik PT AGU. Ukurannya 6×8 meter. Dominikus merupakan salah satu karyawan di perusahan kelapa sawit tersebut.

Penulis: Ardy Abba

Kabupaten Manggarai
Previous ArticleTolak Berhubungan Badan, Tukang Ojek di Mbay Perkosa Siswi SMA
Next Article Ada KDP di Dinas PUPR Manggarai, Ini Alasannya

Related Posts

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
Terkini

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.