Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Pemkab TTU Usul Perubahan Formasi CPNS ke Kemenpan RB
NTT NEWS

Pemkab TTU Usul Perubahan Formasi CPNS ke Kemenpan RB

By Redaksi17 September 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Bapegdiklat Kabupaten TTU, Fransiskus Tilis (Foto: Eman Tabean/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu,Vox NTT-Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara  (Pemkab TTU) berencana untuk mengajukan permohonan perubahan formasi CPNS ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Kemenpan RB).

Pasalnya, 246 formasi CPNS dalam SK dari Kemenpan-RB yang diterima Pemkab TTU pada Minggu, 9 September 2018 lalu dinilai tidak sesuai dengan kebutuhan di daerah itu.

“Saya kasih contoh saja, dalam usulan kita itu tidak ajukan untuk penambahan guru kelas untuk SD Sasi karena memang sudah mencukupi, tapi dalam SK itu muncul. Selain itu untuk tenaga kesehatan kita ajukan untuk di rumah sakit malah yang muncul lebih banyak untuk puskesmas, makanya kita berencana mau ajukan permohonan ulang ke Kemenpan-RB,” tukas Kepala Bapegdiklat Kabupaten TTU, Fransiskus Tilis saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Senin (17/09/2018).

Fransiskus mengatakan,untuk waktu pengajuan permohonan perubahan formasi CPNS, pihaknya masih harus berkoordinasi dengan bupati TTU Raymundus Sau Fernandes.

Apabila memungkinkan, maka Fransiskus akan berangkat ke Jakarta untuk mengajukan permohonan ke Kemenpan-RB pada Selasa esok, 18 September.

“Sebentar saya coba temui pak bupati, kalau saya bisa bertemu beliau dan memungkinkan maka besok saya akan berangkat ke Jakarta,” katanya.

Ia menambahkan untuk waktu pendaftaran, saat ini masih sesuai dengan jadwal yang ditetapkan yakni tanggal 19 September.

Sedangkan untuk lokasi tes, sambung dia, akan dilakukan di Kota Kefamenanu.

Fransiskus pada kesempatan tersebut juga mengakui bahwa pihaknya masih kekurangan komputer untuk digunakan peserta tes CPNS  nanti.

Sebab itu, ia akan menyurati beberapa sekolah untuk meminjam komputer agar digunakan oleh peserta ujian nanti.

Penulis: Eman Tabean
Editor: Ardy Abba

TTU
Previous ArticleAnak SD Keracunan, Pemilik Toko Roti Diperiksa Polisi
Next Article Gubernur NTT Bentak dan Tunjuk Anggota DPRD, Begini Kisahnya

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026
Terkini

Desa Lotas Rawan Longsor dan Belum Memiliki Batas Wilayah yang Jelas

8 Maret 2026

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.