Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Proyek Jalan Tani di Aeramo Diduga Bohongi Warga
Regional NTT

Proyek Jalan Tani di Aeramo Diduga Bohongi Warga

By Redaksi18 September 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Proyek jalan tani di Pintu 6, Desa Aeramo yang dikerjakan tanpa papan nama (Foto: Arkadius Togo/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT-Proyek jalan tani di Desa Aeramo, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo diduga membohongi masyarakat.

Pasalnya, proyek milik Dinas Pertanian Kabupaten Nagekeo tahun 2018 itu dikerjakan tanpa ada papan informasi.

“Proyek yang dikerjakan tanpa menggunakan papan nama itu indikasinya sebagai trik untuk membohongi masyarakat agar tidak termonitoring besar anggaran dan sumber anggaran,” tegas Yeremias, warga Aeramo saat ditemui VoxNtt.com, baru-baru ini.

Yeremias menegaskan, semestinya pihak pemerintah, seperti pengawas lapangan memonitoring dan menegur rekanan. Itu terutama untuk memasang papan informasi proyek saat memulai pekerjaan.

“Pemasangan papan nama proyek merupakan implementasi azas transparansi, sehingga masyarakat dapat ikut serta dalam proses pengawasan, sesuai amanah Undang-undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Nomor 14 Tahun 2008 dan Perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 70 Tahun 2012,” tegasnya.

Dalam ketentuan tersebut, kata dia, mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai Negara wajib memasang papan nama proyek.

Di papan nama itu memuat jenis kegiatan, lokasi proyek, nomor kontrak, waktu pelaksanaan dan nilai kontrak, serta jangka waktu atau lama pekerjaan.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Voxtt.com, pembangunan peningkatan jalan tani itu menyerap dana Rp 100 juta dari ABPD Nagekeo tahun 2018.

Ditemukan beberapa kejanggalan dalam pelaksanaan proyek tersebut, di mana material yang digunakan diduga tidak sesuai spek.

Material lebih banyak tanah, sehingga saat musim hujan berpotensi mencelakan pengguna jalan karena becek dan licin.

Lalu penebaran material tidak menggunakan gredel melainkan alat menual atau tenaga manusia.

Sementara itu, Kadis Pertanian Kabupaten Nagekeo, Wolfgang Lena enggan berkomentar banyak seputar pengerjaan jalan tani tersebut.

“Pak kalau soal besar anggaran saya kurang hafal. Nanti pak konfirmasi PPK saja. Soalnya saya masih di luar. Dan saya ucapkan terima kasih atas fungsi kontrolnya,” Wolfgang Lena saat dihubungi VoxNtt.com melalui telepon genggamnya, Selasa pagi (18/09/2018).

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Ardy Abba

Nagekeo
Previous ArticleBerikut Kuota dan Formasi CPNS Ende 2018
Next Article Ikut Porprov 2018, Atlet Pertina Manggarai Dapat Bonus

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026
Terkini

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.