Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Desainer Taman Kota Maumere Terciduk Miliki Ganja
Regional NTT

Desainer Taman Kota Maumere Terciduk Miliki Ganja

By Redaksi21 September 20181 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kapolres Sikka, Rickson Situmorang menunjukkan barang bukti dalam konferensi pers pada Jumat (21/8/2018). (Foto: Are de Peskim)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, Vox NTT– Desainer Taman Kota Maumere, SK terciduk petugas Polres Sikka karena diduga memiliki Narkoba Golongan 1 jenis ganja.

SK ditangkap di kediamannya di Jl. Patirangga Nomor 7, RT 03/RW 02, Kelurahan Beru, Kecamatan Alok Timur, Sikka.

SK merupakan dosen pada salah satu Universitas di Maumere. Pada tahun 2016 lalu, SK dipercaya sebagai konsultan perencana Proyek Pembangunan Taman Kota Maumere yang dikenal sebagai Monumen Tsunami.

“Penangkapan ini berdasarkan laporan masyarakat dan pengembangan oleh Satres Narkoba Polres Sikka,” ujar Kapolres Sikka, Rickson Situmorang dalam konferensi pers pada Jumat (21/9/2018).

SK diamankan bersama dengan sejumlah barang bukti yakni 2 linting rokok warna putih yang diduga ganja, 1 kantong plastik bening yang diduga berisi ganja dan 1 bungkus rokok Surya 12 yang digunakan untuk menyimpan lintingan. Selain itu, turut diamankan pula 1 unit HP dan pemantik.

“Proses sudah masuk tahap penyidikan dan SK telah ditetapkan sebagai tersangka,” terang Rickson Situmorang.

Kepolisian masih terus melakukan pengembangan. Sejauh ini belum ada tersangka baru.

Penulis: Are De Peskim

Editor: Irvan K

Sikka
Previous ArticlePemuda Asal Kobagheje Sulap Kolam Alam Jadi Sawah Garam
Next Article Proyek Dana Desa di Labolewa Aesesa Segera Diusut

Related Posts

SMAN 3 Cibal Semarakkan Hari Pramuka ke-65 dengan Perkemahan dan Beragam Lomba

14 Agustus 2026

Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Lahan Diklaim Aset Polri

14 Agustus 2026

DPRD Manggarai Tinjau TPA Ncolang, Minta Pemkab Siapkan Dana Taktis untuk Tangani Keluhan Sampah

13 Agustus 2026
Terkini

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026

SBD Peduli Flores: Merawat Persaudaraan di Tengah Duka

1 September 2026

Membangun Ekosistem Sepak Bola Indonesia: Dari Pembinaan Usia Dini menuju Prestasi Dunia

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.