Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Hampir Semua Anggota DPRD Matim Diduga Kerja Proyek
Regional NTT

Hampir Semua Anggota DPRD Matim Diduga Kerja Proyek

By Redaksi29 September 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua DPC PDIP Matim, Wily Nurdin saat ditemui VoxNtt.com di Aula Kevikepan Borong (Foto: Nansianus Taris/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Ketua DPC PDIP Manggarai Timur (Matim), Wily Nurdin menduga hampir semua anggota DPRD setempat mengerjakan proyek.

Dia menyatakan, lima tahun terakhir fenomena itu tidak bisa dibendung tanpa kendali.

“Masyarakat bisa melihat secara kasat mata. Tahulah dan tidak bisa ditipu. Hampir semua DPRD itu kerja proyek. Dan eksekutif juga tahu itu. Banyak juga laporan masyarakat di lapangan, ini proyeknya anggota dewan itu dan ini,” ujar Wily kepada VoxNtt.com di Aula Kevikepan Borong, Jumat (28/09/2018).

Menurut dia, hal itu berdampak pada lemahnya fungsi pengawasan terhadap pembangunan infrastruktur di Matim.

Fakta selama ini, kata dia, proyek infrastruktur di Matim selalu menampilkan kualitas yang buruk, sangat jauh dari harapan. Usia kerjanya lebih lama dari usia pemakaiannya oleh masyarakat.

“Yah itu tadi, bagaimana mau awas, sementara lembaga yang mengawas juga pelaku proyek. Ini jadi soal. Kalau untuk dapat duit jadi pengusaha pedangan, ya wirusaha. Tidak pas kalau duduk di DPRD untuk kejar kaya,. Dan lima tahun ini preseden buruk lembaga dewan kita, ” kata calon DPRD Matim Dapil Poco Ranaka dan Poco Ranaka Timur itu.

Baca Juga: Pileg 2019, PDIP Matim Target Raih Pimpinan DPRD

Untuk mengatasi itu semua, ke depan, Wili meminta peran media massa di Matim, baik cetak maupun online agar mengawasi dan membongkar anggota DPRD yang terlibat kerja proyek. Tidak terkecuali kader PDIP.

“Bongkar saja. Kalau ada laporan dari masyarakat. Silahkan tulis. Biarkan publik dan masyarakat Matim tahu perilaku mereka,” pintanya.

Sementara itu, hingga berita ini dirilis pihak lembaga DPRD Matim belum berhasil dikonfirmasi terkait dugaan Wily Nurdin.

 

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Ardy Abba

Manggarai Timur
Previous ArticleSekretaris Dinkes Matim Pakai Mobil Ambulance Puskesmas Bea Muring
Next Article Tanya ke Marsel Ahang, Proyek Fiktif Itu yang Mana?

Related Posts

PT SJA Sosialisasikan Rencana Tambang Mangan di Reok, Warga Kampung Jengkalang Nyatakan Dukungan

29 Juni 2026

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026

Hampir Sebulan Jebol, Crosway Wae Musur Hilir Belum Ditangani Pemkab Manggarai Timur

12 Juni 2026
Terkini

Wali Kota Kupang: Tak Boleh Ada Intimidasi terhadap Tenaga Kesehatan

29 Juni 2026

Gubernur NTT Minta Aparat Penegak Hukum Profesional Usut Kematian Dokter Icha

29 Juni 2026

PT SJA Sosialisasikan Rencana Tambang Mangan di Reok, Warga Kampung Jengkalang Nyatakan Dukungan

29 Juni 2026

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.