Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»MAHASISWA»Hanya Butuh Waktu 5 Jam, PMKRI Ruteng Kumpulkan 19 Juta
MAHASISWA

Hanya Butuh Waktu 5 Jam, PMKRI Ruteng Kumpulkan 19 Juta

By Redaksi2 Oktober 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Sejumlah anggota PMKRI Ruteng pose bersama sebelum melakukan aksi kemanusian untuk korban gempa dan tsunami di Provinsi Sulawesi Tengah (Foto: Dok. PMKRI Ruteng)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT-Hanya membutuhkan waktu lima jam, Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Ruteng Santu Agustinus berhasil mengumpulkan uang sejumlah Rp 19 juta.

Uang tersebut merupakan hasil penggalangan dana dengan pola “kotak amal” oleh sejumlah anggota PMKRI pada beberapa titik di seputaran Kota Ruteng, ibu Kota Kabupaten Manggarai, Selasa (02/10/2018).

Presidium gerakan kemasyarakatan (Germas) PMKRI Ruteng, Ignasius Padur mengatakan, gerakan “kotak amal” untuk korban gempa dan tsunami di Donggala-Palu, Sulawesi Tengah tersebut dilakukan dalam dua tahap.

Pertama, kata Padur, dimulai pada pukul 08.00 Wita dan berakhir pada pukul 11.00 Wita. Sedangkan tahap kedua dimulai pada pukul 15.00 Wita dan berakhir pada pukul 17.00 Wita.

Baca Juga: PMKRI Ruteng Peduli Korban Gempa dan Tsunami di Sulawesi Tengah

“Adapun titik sasaran dari aksi tersebut antara lain, halaman Toko Sentosa Raya Ruteng, kompleks Pasar Puni, kompleks Pasar Rakyat Ruteng, Kompleks Pasifik Ruteng dan di seputaran Lampu Merah di jalan Jendral Ahmad Yani dan di jalan Laksda Adi Sucipto,” terang Padur usai menggelar kegiatan “kotak amal”.

Atas hasil tesebut, ia menyampaikan terima kasih kepada semua masyarakat Manggarai yang telah ikut terlibat dalam gerakan kemanusian untuk korban gempa dan tsunami di Provinsi Sulawesi Tengah.

Menurut dia, sumbangan yang diberikan oleh masyarakat Manggarai merupakan wujud kepedulian dan cinta kasih terhadap sesama warga Negara Indonesia, terutama yang menjadi korban gempa dan tsunami.

“Saya juga berharap agar kader-kader PMKRI Ruteng tetap solid dan peka dengan persoalan sosial yang terjadi,” katanya.

Senada dengan Padur, Ketua Presidium PMKRI Ruteng Servasius Sarti Jemorang juga mengapresiasi semangat dan jiwa sosial masyarakat Manggarai.

“Uang 19 juta yang disumbangkan melalui PMKRI Ruteng merupakan nilai dan dukungan yang sangat luar biasa. Saya berharap agar semangat solidaritas ini tetap terjaga dan terus ditingkatkan,” harap Jemorang.

Menangis

Dalam aksi “kotak amal” yang berlangsung lima jam tersebut ternyata membuat Yovit Mat menangis.

Anggota Muda PMKRI Ruteng itu menangis karena terharu setelah melihat semangat masyarakat Manggarai dalam menyumbang korban gempa dan tsunami di Provinsi Sulawesi Tengah begitu tinggi.

“Saya merasa terharu dengan aksi ini. Jujur saja, ini pengalaman pertama saya menjalani aksi kemanusiaan. Saya melihat banyak orang menyumbangkan uangnya dengan tulus. Ini sungguh pengalaman istimewa yang pernah saya alami,” aku Yovit Mat.

 

KR: Sintus Nardi
Editor: Ardy Abba

Kabupaten Manggarai
Previous ArticleAgas Andreas: Lehong Harus Jadi Tempat Nan Hijau
Next Article PMKRI Kupang Kembali Galang Dana untuk Korban Tsunami

Related Posts

Dua Rumah di Reok Barat Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp300 Juta

2 Agustus 2026

Fandis Nggarang Kritik Dugaan “Cawe-Cawe” Alumni dan Politik Uang dalam Kongres PMKRI

23 Juli 2026

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026
Terkini

Jika Kopi Manggarai Bisa Bicara di Meja Hotel Labuan Bajo

10 Agustus 2026

Pendirian Universitas Republik Indonesia- Kemasan Simbol Kekuasaan

10 Agustus 2026

Camat Welak Rutin Datangi Pasien ODGJ, Mandi Bersama hingga Berbagi Cerita

9 Agustus 2026

Ketua PSSI Mabar Usul Nama Stadion Ora Flobamorata Diubah Jadi Stadion Komodo

8 Agustus 2026

PSSI Cup II Manggarai Barat Diikuti 27 Klub, Hadiah Total Rp120 Juta

8 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.