Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Agas Andreas: Lehong Harus Jadi Tempat Nan Hijau
NTT NEWS

Agas Andreas: Lehong Harus Jadi Tempat Nan Hijau

By Redaksi2 Oktober 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Saat Bupati Matim terpilih, Agas Andreas menanam pohon di Lehong (Foto: Nansianus Taris/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Bupati Manggarai Timur terpilih, Agas Andreas berkomitmen agar Lehong kompleks perkantoran pemerintahan menjadi tempat nan asri, bersih dan hijau. 

Agas mengatakan hal tersebut saat acara penyerahan anakan pohon trembesi oleh Dandim 1612 Manggarai Letkol Inf Rudi Markiano Simangunsong di Lehong, Selasa (02/10/2019).

Dalam kesempatan tersebut, ia mengucapkan selamat ulang tahun TNI ke-73 atas nama Bupati dan masyarakat Manggarai Timur.

Agas juga menyampaikan terima kasih kepada Dandim Rudi karena telah memfasilitasi kegiatan penanaman pohon. Uapaya tersebut tentu saja sebagai perhatian TNI kepada masyarakat di kabupaten ujung timur Manggarai itu.

“Perhatian tersebut memotivasi kami untuk menata lingkungan dengan baik. Harapannya agar Lehong menjadi tempat yang asri, bersih dan hijau. Mari kita dukung dan sukseskan kegiatan ini, selanjutnya merawat dan memelihara dengan baik agar Lehong hijau terwujud,” ujar Agas.

Dandim Kodim 1612 Manggarai Letkol Inf Rudi Markiano Simangunsong mengatakan, menanam pohon merupakan kewajiban agar anak cucu bisa menikmati udara yang segar.

Kata dia, setelah pohon itu ditanam, wajib menjaga dan merawat sampai tumbuh besar.  Sehingga, manfaatnya bisa dirasakan oleh generasi yang akan datang.

“Dalam rangka HUT TNI, kami melakukan kegiatan ini, kita akan menuai hasilnya 3 sampai 4 tahun. Alam kita harus rawat dengan baik agar tidak terjadi seperti di Palu (terjadi bencana gempa dan tsunami),” kata Dandim Rudi.

 

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Ardy Abba

Manggarai Timur
Previous ArticlePilpres 2019, Reliji NTT Deklarasi Dukung Jokowi-Ma’ruf
Next Article Hanya Butuh Waktu 5 Jam, PMKRI Ruteng Kumpulkan 19 Juta

Related Posts

Pastor Pantura Tolak Tambang Mangan di Reok dan Lamba Leda Utara

8 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Keuskupan Agung Ende dan Warga Flores Gugat Tiga SK Geothermal ke Mahkamah Agung

31 Juli 2026
Terkini

Jika Kopi Manggarai Bisa Bicara di Meja Hotel Labuan Bajo

10 Agustus 2026

Pendirian Universitas Republik Indonesia- Kemasan Simbol Kekuasaan

10 Agustus 2026

Camat Welak Rutin Datangi Pasien ODGJ, Mandi Bersama hingga Berbagi Cerita

9 Agustus 2026

Ketua PSSI Mabar Usul Nama Stadion Ora Flobamorata Diubah Jadi Stadion Komodo

8 Agustus 2026

PSSI Cup II Manggarai Barat Diikuti 27 Klub, Hadiah Total Rp120 Juta

8 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.