Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Proyek Air Mubazir, Pemkab Matim Dinilai Tipu Warga
Regional NTT

Proyek Air Mubazir, Pemkab Matim Dinilai Tipu Warga

By Redaksi2 Oktober 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bak air minum di Lontoulu, desa Compang Laho yang tidak dialiri air (Foto: Nansianus Taris/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Proyek air minum di Lontoulu, Desa Compang Laho, Kecamatan Poco Ranaka, Kabupaten Manggarai Timur hingga kini mubazir. 

Pasalnya, sejak proyek itu ada awal 2018 lalu, hanya satu bulan saja airnya mengalir di kran warga. Namun selanjutnya, air macet tanpa ada perhatian dari pemerintah dan pemilik proyek.

“Ini proyek dari kabupaten tidak jelas mutunya. Masa baru satu bulan pakai, langsung macet. Untuk apa bangun kalau tidak ada manfaat bagi masyarakat di sini. Pemerintah kerja proyek ini hanya tipu masyarakat saja,” ujar Flori warga setempat kepada VoxNtt.com, Senin (01/10/2018).

Baca Juga: Warga Krisis Air, Bak Hanya Pajangan

Dia mengatakan proyek air minum itu sebenarnya sangat dibutuhkan masyarakat. Tetapi, kenyataannya, bak dan pipa hanya sebatas pajangan.

Kata dia, bak yang ada kering tanpa aliran air. Begitu juga dengan pipa dan kran di rumah warga, semuanya mubazir.

Baca Juga: Proyek Air Minum di Lontoulu Poco Ranaka Dibiarkan Mubazir

Flori menambahkan, sebenarnya pada tahun 2017 ada proyek air minum dari Pemerintah Desa Compang Laho. Tetapi karena ada dari Pemkab Matim, rencana proyek air itu pun dibatalkan.

“Sebenarnya kami di sini sudah ada air dari desa. Kami pikir proyek air minum dari kabupaten ini membantu, padahal tambah sengsara,” ujarnya.

Baca Juga: DPRD Matim Akan Periksa Proyek Air Minum di Lontoulu

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas PUPR Matim Yosep Marto kepada VoxNtt.com, baru-baru ini di Borong menjelaskan, pihaknya sedang berkoordinasi dengan BLUD SPAM Matim terkait proyek air minum di Lontoulu.

Katanya, pasokan air minum yang dialirkan ke Lontoulu diambil dari bak milik  BLUD SPAM.

“Kita masih koordinasi itu dengan BLUD SPAM. Warga siap bayar meteran kalau airnya sudah disambungkan nanti,” ungkap Marto.

Untuk diketahui, proyek air minum di Lontoulu itu dibutuhkan ratusan warga dan pihak SMAN 6 Poco Ranaka.

 

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Ardy Abba 

Manggarai Timur
Previous ArticleGolkar NTT Akan Gelar Rapat Konsolidasi di Ruteng
Next Article Pilpres 2019, Reliji NTT Deklarasi Dukung Jokowi-Ma’ruf

Related Posts

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026

Hampir Sebulan Jebol, Crosway Wae Musur Hilir Belum Ditangani Pemkab Manggarai Timur

12 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026
Terkini

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.