Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»Calon Bupati TTS Johanis Lak’apu Tepis Dukung Paket Tertentu
Pilkada

Calon Bupati TTS Johanis Lak’apu Tepis Dukung Paket Tertentu

By Redaksi18 Oktober 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Johanis Lak'apu, calon Bupati Timor Tengah Selatan (TTS) yang berpasangan dengan calon Wakil Bupati, Yefta Mella (Foto: L. Ulan)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

SoE, Vox NTT-Johanis Lak’apu, calon Bupati Timor Tengah Selatan (TTS) yang berpasangan dengan calon Wakil Bupati, Yefta Mella, menepis sinyalemen kubunya mengalihkan dukungan ke paket tertentu dalam pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati TTS.

“Bagi saya dan calon Wakil Bupati Yefta Mella, kami menyerahkan sepenuhnya mekanisme demokrasi ini kepada masyarakat atau pemilih. Masyarakat yang berdaulat memilih siapa yang pantas menjadi pemimpin TTS kedepan,” ujar Lakapu saat ditemui VoxNtt.com di kediamnnya di bilangan Nonohonis, SoE, TTS, Kamis, (18/10/2018).

Secara pribadi, lanjut Lak’apu, dirinya mendukung siapa pun figur terbaik yang akan terpilih pada Pemungutan Suara Ulang (PSU).

“Kami tidak sementara mengarahkan dukungan kepada paket tertentu pada PSU, tanggal 20 Oktober nanti,” ujar Calon Legislatif DPRD Provinsi NTT dari PKB , Dapil 8, Wilayah TTS ini.

Sementara itu Calon Wakil Bupati TTS Alex Kase yang berpasangan dengan Obet Naitboho,calon Bupati yang dikonfirmasi secara terpisah, mengatakan, pihaknya tak mau sesumbar pada pelaksanaan PSU tanggal 20 mendatang.

Pihaknya juga meminta penyelenggara dalam hal ini KPU maupun Bawaslu TTS untuk netral dalam pelaksanaan PSU tanggal 20 Oktober ini.

“Kenapa kita minta netral? Karena proses ini disebut PSU dan sementara KPU dan Bawaslu disidang DKPP. Kalau disidang DKPP artinya ada dugaan kuat kalau selama ini, penyelenggara dimaksud tidak melaksanakan tugas sesuai undang-undang dan aturan yang berlaku, ” imbuhnya.

Sementara itu, Arny Koenay, yang dikonfirmasi secara terpisah per telepon maupun sms oleh media ini beberapa kali tidak memberikan konfirmasi balik.

Pantauan wartawan, Kamis, kemarin, pihak KPU di bawah pengawasan Bawaslu TTS sementara melakukan pengepakan logistik PSU. Rencananya, logistik PSU Pilkada TTS mulai didistribusi, Jumat 19 Oktober.

Penulis: Longginus Ulan

Editor: Boni J

Johanis Lak'apu PSU TTS TTS
Previous ArticleDemi Menang 4 Besar di Indonesia, Partai Demokrat Lakukan Konsolidasi Masif
Next Article Diduga Ada Proyek Siluman dari Dinas PUPR Nagekeo di Aeramo

Related Posts

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

PMKRI Ruteng Datangi Bawaslu Manggarai, Soroti Politik Uang hingga Hak Pilih Disabilitas

13 Februari 2026

Dapil di Manggarai Perlu Dievaluasi, Bawaslu: Akan Disampaikan ke Bawaslu RI

11 Februari 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.