Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Diduga Ada Proyek Siluman dari Dinas PUPR Nagekeo di Aeramo
NTT NEWS

Diduga Ada Proyek Siluman dari Dinas PUPR Nagekeo di Aeramo

By Redaksi18 Oktober 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Proyek pembukaan jalan baru Lego-Malakajuwau di Desa Aeramo yang sudah dikerjakan tanpa rekanan, sebelum penetapan APBD Perubahan 2018. Anggarannya baru muncul pada APBD Perubahan 2018 (Foto: Arkadius Togo/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Nagekeo diduga menghadirkan proyek siluman di Desa Aeramo, Kecamatan Aesesa.

Pasalnya, pengerjaan proyek pembukaan jalan baru Lego-Malakajuwau dilaksanakan tanpa ada ada papan nama.

Selain itu, proyek sudah selesai dikerjakan sebelum penetapan APBD Perubahan 2018.

Padahal, berdasarkan informasi yang dihimpun VoxNtt.com proyek pembukaan jalan Lego-Malakajuwau baru dianggarkan pada APBD Perubahan tahun 2018.

Anggaran pekerjaan proyek petunjuk langsung (PL) tersebut baru muncul pada DPA APBD Perubahan 2018.

Bukan hanya itu. Pembukaan jalan baru Lego-Malakajuwau diduga tanpa ada rekanan. Saat membuka jalan terlihat menggunakan alat berat dari Dinas PUPR Nagekeo.

Diduga proyek tersebut direkayasa oleh salah satu oknum pada Dinas PUPR Nagekeo. Modusnya diduga karena ada deal untuk mendapatkan tanah pada wilayah pembukaan jalan baru itu.

Kepala Bidang Penantaan Lingkungan dan Perkotaan Dinas PUPR Nagekeo, Hironimus Roso saat dikonfirmasi VoxNtt.com, Kamis (18/10/2018), mengaku baru menerima data pekerjaan pembukaan jalan baru Lego-Malakajuwau di Desa Aeramo.

Menurut Hironimus, pembukaan jalan baru itu akan dikerjakan di APBD Perubahan 2018. Pagu dananya sebesar Rp 200.000.000.

Namun, kata dia, saat ini proyek pekerjaan pembukaan jalan baru Lego-Malakajuwau belum diekseskusi. Sebab masih memberikan kesempatan kepada konsultan untuk menyelesaikan proda perencanaan.

Dalam rencananya, baru akan dieksekusi awal November 2018 mendatang.

Ia pun berjanji tidak akan mengalokasi dana, jika proyek pembukaan jalan baru Lego-Malakajuwau sudah dikerjakan, karena sudah menyalahi aturan.

“Emangnya siapa yang mengeluarkan SPMK (Surat perintah mulai kerja). Ya kalau sudah kerja itu artinya swakelola mereka. Dan tidak mungkin eksekusi dana pada pekerjaan yang sudah dikerjakan,” tegas Hironimus.

 

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Ardy Abba

Dinas PUPR Nagekeo Nagekeo
Previous ArticleCalon Bupati TTS Johanis Lak’apu Tepis Dukung Paket Tertentu
Next Article Polisi Bekuk 4 Pelaku Curanmor di Ende

Related Posts

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

Pengungsi Gempa Nagekeo Keluhkan Kesenjangan Bantuan, Pemkab Diminta Evaluasi Penanganan

23 Agustus 2026

KPK Diminta Awasi Pengelolaan Dana Bantuan Bencana di Nagekeo

22 Agustus 2026
Terkini

Polda Jawa Tengah Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Lengor

24 Agustus 2026

Karitas Keuskupan Ruteng Salurkan Bantuan untuk 11.907 Korban Gempa Flores

24 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

PT GAG Nikel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Manggarai Barat

23 Agustus 2026

Sepekan Pascagempa, Armada Kemanusiaan BKH-Stevi Harman Tak Henti Mengirim Bantuan Susulan

23 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.