Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Proyek Rabat Beton di Desa Komba Diduga Dikerjakan Asal Jadi
Regional NTT

Proyek Rabat Beton di Desa Komba Diduga Dikerjakan Asal Jadi

By Redaksi24 Oktober 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Proyek rabat "siluman" di dusun Munde, Desa Komba yang sudah rusak (Foto: Dok. Klemens Ino)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Proyek rabat beton di Dusun Munde, Desa Komba, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur diduga dikerjakan asal jadi.

Proyek rabat beton itu baru selesai dikerjakan bulan Agustus 2018 yang lalu, namun sudah mulai rusak.

Sebelumnya proyek itu hanya retak di beberapa titik pada badan jalan. Namun sekarang kerusakan semakin parah dengan mengisakan lubang yang besar.

“Rabatnya kerja tahun 2018. Dikerjakan bulan Agustus tetapi sudah rusak. Kualitas proyek sangat rendah dan buruk. Ini dikerjakan asal jadi,” ujar Ketua BPD Komba, Klemens Ino kepada VoxNtt.com di Borong, Selasa (23/10/2018) siang.

Selain kualitas buruk, Ino juga menyebut pengerjaan rabat beton tersebut siluman. Kata dia, proyek itu cacat prosedur. Sebab tidak ada papan informasi proyek.

Menurut dia, masyarakat Desa Komba bingung karena proyek rabat beton muncul tanpa ada sosialiasi.

“Saat masyarakat konfirmasi ke Kades, dia mengarahkan untuk konfirmasi proyek ke Dinas PU Matim. Karena itu bukan proyek desa,” ujar Ino.

Ino menuturkan, warga Desa Komba menyampaikan aspirasinya kepada BPD, terutama untuk mencari titik terang dari persoalan proyek rabat beton tersebut.

Karena itu, kata dia, BPD sebagai perwakilan masyarakat desa mempunyai tanggung jawab terhadap proyek yang diduga dikerjakan asal jadi tersebut.

Sehingga, berdasarkan hasil rapat internal, BPD Komba menilai proyek tersebut siluman.

Hasil rapat internal BPD Komba antara lain;

Pertama, mendesak dinas PUPR Matim dan pelaksana proyek agar segera memperbaiki rabat beton yang sudah rusak.

Kedua, meminta tim teknis dinas PUPR Matim untuk memeriksa kualitas proyek tersebut.

Ketiga, proyek yang diduga dikerjakan asal jadi tersebut harus dibuka ke media massa. Sehingga publik bisa mengetahui kondisinya.

Ino membeberkan, sebelumnya proyek itu hanya retak di beberapa titik pada badan jalan. Namun sekarang kerusakan semakin parah dengan mengisakan lubang yang besar.

Dia menjelaskan, proyek rabat itu panjang 175 meter.

Terpisah, Plt. Kepala Dinas PUPR Matim, Yos Marto melalui pesan WhatsApp, Selasa sore, berjanji akan menanyakan proyek itu kepada PPK-nya.

 

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Ardy Abba

Dinas PUPR Matim Manggarai Timur
Previous ArticleDi Balik Berang Viktor Laiskodat
Next Article 470 Pelamar CPNS di Nagekeo Tak Lolos Verifikasi

Related Posts

JPIC OFM Perkuat Pemulihan Penyintas Gempa melalui Layanan Kesehatan dan Trauma Healing

10 September 2026

Pelaku Injak Bantuan Gempa di Manggarai Timur Terungkap Usai Video Viral

8 September 2026

7167 Rumah di Manggarai Timur Diverifikasi Rusak akibat Gempa, 1.078 Rusak Berat

8 September 2026
Terkini

JPIC OFM Perkuat Pemulihan Penyintas Gempa melalui Layanan Kesehatan dan Trauma Healing

10 September 2026

Benturan Budaya Generasi Z dalam Birokrasi Feodal

10 September 2026

Gubernur NTT: Gempa Boleh Mengguncang, tapi Jangan sampai Ada Warga yang Tertinggal

9 September 2026

Gubernur NTT Pastikan Penanganan Gempa Palue Berlanjut

9 September 2026

Partai Perindo Terus Bergerak, Bagikan Sembako untuk Warga Terdampak di Manggarai Barat

9 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.