Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Warga Keluhkan Jalan Jurusan Soe-Kapan, Sempit dan Berlubang
Regional NTT

Warga Keluhkan Jalan Jurusan Soe-Kapan, Sempit dan Berlubang

By Redaksi29 Oktober 20181 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Jalan utama Jurusan Soe- Kapan, ibukota Kecamatan Mollo Utara nampal sempit dan berlubang. Diabadikan, Senin (29/10). (Foto: L. Luan/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Soe,Vox NTT- Masyarakat pengguna jalan raya jurusan Soe-Kapan, Kabupaten TTS mengeluhkan kondisi jalan di wilayah tersebut.

Menurut para pengendara, jalan tersebut sangat sempit dan berlubang-lubang.

“Jalan yang sangat sempit dan berlubang ini rawan kecelakaan. Apalagi di hari Kamis yaitu Pasar Kapan, maupun hari sabtu dan minggu yang mana banyak warga berkendara menuju berbagai wilayah di wilayah Mollo tersebu,t” ungkap Tony, salah seorang sopir, Senin (29/10/2018).

Anggota DPRD Provinsi NTT, Aleta Baun yang dikonformasi VoxNtt.com terkait keluhan warga tersebut mengatakan, merasa miris dengan kondisi jalan yang merupakan jalan provinsi tersebut.

Dia berjanji, akan menyampaikan keluhan warga tersebut dalam rapat Fraksi PKB di DPRD NTT.

“Dari fraksi akan segera memberikan perhatian serius terkait kondisi ini,” katanya.

Menurutnya, dari fraksi PKB akan membawa hal tersebut ke dalam rapat paripurna DPRD NTT dan diperjuangkan agar diakomodir dalam anggaran 2019.

“Jalan jurusan Kapan, merupakan proyek tunggak tahun 2018. Oleh karena itu akan segera terealisasi tahun 2019. Ini mengingat akses jalan sangat bersentuhan langsung dengan upaya pembangunan di NTT, khususnya di kabupaten TTS,” pungkas Calon anggota DPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.

Penulis: L. Ulan

Editor: Boni J

TTS
Previous ArticleAgama Milik Siapa?
Next Article Jalan Provinsi Soe-Kapan Dikeluhkan Warga

Related Posts

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026

Camat Welak Rutin Datangi Pasien ODGJ, Mandi Bersama hingga Berbagi Cerita

9 Agustus 2026

HUT ke-25 Demokrat, DPC Mabar Soroti Kiprah SBY dan Aksi Peduli Lingkungan

8 Agustus 2026
Terkini

PAN Manggarai Gelar Rakerda, Bupati Tantang Kader Tekan Kemiskinan di Wilayah Utara

12 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026

Kolang FC Hantam Wae Mata FC 6-1 di PSSI Manggarai Barat Cup II

12 Agustus 2026

Krisna FC Menang 2-0 atas Menjaga FC di PSSI Manggarai Barat Cup 2026

11 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.