Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Modal dan Akses Transportasi Jadi Kendala Bumdes Oelfatu
VOX DESA

Modal dan Akses Transportasi Jadi Kendala Bumdes Oelfatu

By Redaksi14 November 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kios Rakyat, salah satu unit usaha BUMDes Desa Oelfatu, Kab Kupang (Foto: Sandry Hayon/VoxNtt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Oelamasi, Vox NTT-Pemanfaatan dana desa untuk unit Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) di Desa Oelfatu, Kecamatan Aamfoang Barat Laut, Kabupaten Kupang, NTT belum berjalan optimal.

Hal tersebut disampaikan Direktur Bumdes Oelfatu, Ovry Tamelab saat dihubungi Voxntt Rabu, (13/11/2018) melalui sambungan telepon.

Menurut Ovry kendala yang dihadapi dalam pengeloaan Bumdes yakni akses transportasi dan modal.

“ Ya, kita kendalanya pada akses transportasi misalnya kendaraan seperti drum truck dan strada untuk pemenuhan bahan sembako dan suplay modal yang masih kurang dari pemerintah desa,” ungkapnya.

Sejauh ini kata dia Bumdes mengelolah dana desa Rp.100.000.000  sejak bulan desember tahun 2017 lalu tetapi efektif operasionalnya baru pada April 2018 karena faktor cuaca.

Lebih lanjut alumni peternakan Universitas Nusa Cendana ini mengatakan ada empat unit usaha yang sudah dijalankan oleh Bumdes Oefatu tetapi dua diantaranya belum berjalan normal.

“Katong (kita) ada empat unit usaha, dan yang sudah berjalan efektif  dua unit yakni jasa sewa dan usaha waserda (kios rakyat) sedangkan dua unit yang belum berjalan noramal yakni pasar desa dan hasil-hasil hutan, pertanian dan peternakan,” ungkapnya.

Ovry berharap agar seluruh stake holder dapat mendukung segala proses pengeloaan Bumdes di Desa Oelfatu.

“Harapannya ada dukungan dari pemerintah desa terkait regulasi untuk memperkuat posisi bumdes, peningkatan penyertaan modal, dukungan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat guna pembangunan Bumdes kearah yang lebih baik,” imbuhnya.

Penulis: Sandry Hayon

Editor: Irvan K

Desa Oelfatu Kabupaten Kupang
Previous ArticleBocah SD di Satar Nawang Diduga Disembunyikan Makhluk Gaib
Next Article Demi Sekolah, Siswa di Rana Mese Rela Lewati Titian Penuh Maut

Related Posts

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Profil Desa Paka, Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai

4 Maret 2026

Kades Golo Riwu Luncurkan Program “Investor Serbu Desa”, Andalkan Porang Hadapi Risiko Krisis 2026

3 Maret 2026
Terkini

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.