Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»Bawaslu Ende Belum Realisasi Rp 2,7 Miliar UK PPL dan Panwascam
Pilkada

Bawaslu Ende Belum Realisasi Rp 2,7 Miliar UK PPL dan Panwascam

By Redaksi8 Desember 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua Bawaslu Kabupaten Ende, Natsir Koten saat bertemu wartawan di ruang kerjanya, Jumat siang (Foto: Ian Bala/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, VoxNTT-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Ende belum merealisasi Uang Kehormatan (UK) sebesar Rp 2,7 Miliar yang diperuntukan kepada PPL dan Panwascam.

Hal itu dibenarkan Ketua Bawaslu Ende, Natsir Koten, pasca pengaduan beberapa Panwascam kepada wartawan pada Kamis (6/12/2018).

Natsir mengatakan, pencairan itu belum direalisasi karena dua kendala yakni kendala satuan kerja (satker) dan masalah transisi, peralihan dari Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) ke Badan Pengawas Pemilu (Banwaslu).

Ia menjelaskan, kendala UK tersebut bukan hanya terjadi di Kabupaten Ende. Tetapi untuk semua 22 Kabupaten dan Kota di NTT.

Natsir mengklaim, sejauh ini pihaknya sudah melakukan koordinasi baik kepada Bawaslu Provinsi maupun kepada Panwascam dan PPL soal kendala UK. Sehingga ia berharap, sebelum Natal UK sudah dapat dicairkan.

“Untuk Pilkada kemarin memang kita sudah cair semua. Nah, untuk UK 6 bulan ini belum dicairkan dan insyaallah dalam waktu dekat dapat direalisasikan,” kata Natsir kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat (7/12/2018) siang.

Sementara Korsek Bawaslu Ende, Rasid Abu Bakar, menyebutkan, PPL dan Panwascam Kabupaten Ende yang belum menerima UK berjumlah 404 orang. Panwascam dan Sekretariat Panwascam berjumlah 126 orang dan PPL berjumlah 278 orang.

Sehingga, total anggaran UK yang belum dibayar sejak Juli sampai Desember 2018 sebesar Rp 2.773.900.000.

Dengan rincian, PPL sebesar Rp 1.501.200.000, Panwascam Rp 636.300.000 dan Sekretariat Panwascam sebesar Rp 636.300.000.

Untuk UK tersebut, jelas Rasid, dianggarkan menggunakan APBN.

“Kalau untuk APBD sudah lunas semua. Ini hanya tinggal APBN saja,” ucap dia.

Untuk diketahui, masalah tersebut baru terungkap setelah ada pengaduan oleh beberapa Panwascam. Mereka menilai, belum mendapatkan informasi kendala pencairan tersebut.

Beberapa pengawas yang enggan menyebutkan nama tersebut menyatakan bahwa, keterlambatan pencairan UK dapat mempengaruhi sistem pengawasan pada pemilu serentak 2019.

Sehingga diharapkan, pencairan UK dapat dilakukan sesegera mungkin karena tahap pemilu sedang berjalan.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Bawaslu Ende Ende
Previous ArticlePolres TTU Tetapkan 8 Tersangka Dugaan Penyelundupan BBM ke RDTL
Next Article PMKRI Ende Kembali Desak Polisi Proses Kasus Gratifikasi

Related Posts

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

PMKRI Ruteng Datangi Bawaslu Manggarai, Soroti Politik Uang hingga Hak Pilih Disabilitas

13 Februari 2026

STIPAR Ende Bekali Calon Wisudawan lewat Seminar Akademik

13 Februari 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.