Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Human Trafficking NTT»Vinsensius Darman, Pemilik Peti Mati ke-98 dari Malaysia
Human Trafficking NTT

Vinsensius Darman, Pemilik Peti Mati ke-98 dari Malaysia

By Redaksi13 Desember 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Peti Jenazah Vinsensius Darman saat berada di ruangan Jenazah, RSUD W. Z Yohanes Kupang. (Foto: Ist).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT- Satu lagi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal NTT yang mati di Malaysia. Dia diketahui bernama Vinsensius Darman. Berdasarkan data yang dihimpun VoxNtt.com, dia merupakan yang TKI ke-98 yang meninggal di luar negeri pada tahun 2018.

Informasi yang diterima media ini, Kamis (13/12/2018) malam, Vinsen berasal dari Kampung Cumbi, Kec. Sambi Rampas, Kab. Manggarai Timur.

Sejak diangkut dari Kargo Bandara El Tari Kupang,  Rabu (12/12/2018) kemarin, belum ada pihak yang klaim sebagai keluarga. Tanpa keluarga, Jenazah Vinsen kini tengah dibaringkan di ruang Jenazah RSUD Prof. W. Z. Yohanes Kupang.

Pihak Rumah Sakit kesulitan, terkait pengiriman Jenazah Vinsen yang sudah dijadwalkan akan diterbangkan besok, Jumat (14/12/2018) ke Bandara Frans Seda Maumere dari Bandara Eltari Kupang menggunakan pesawat NAM Air, pukul 13.30 Wita. Selanjutnya dibawa ke Borong menggunakan jalur darat.

Direktur Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian Indonesia (PADMA INDONESIA), Gabriel Goa melalui siaran pers,meminta Bupati Manggarai Timur dan DPRD Propinsi NTT dari Dapil Manggarai untuk membantu pemulangan Vinsen.

“Tolong saudara-saudara dari Manggarai cek keluarga almarhum ini termasuk Keluarga Besar Manggarai di Kupang. Bupati Manggarai Timur dan Anggota DPRDnya harus jemput dia,” pinta Gabriel.

Misterius

Cerita teragis tentang kematian Vinsen tidak hanya soal kehadirannya di Kupang yang tanpa sambutan keluarga, tetapi juga pengirim Jenazah Vinsen yang masih misterius.

Dokumen yang diterbitkan Kantor Kesehatan Pelabuhan di Kecamatan Entikong, Pontianak Kalbar. (Foto: Ist).

Dalam dokumen pengiriman Jenazah yang diterima media ini tidak dijelaskan pihak perusahan mana, di mana, bekerja sebagai apa Vinsen di Malaysia dan siapa nama pengirimnya dari Malaysia. Lebih tragis lagi, penyebab kematiannya pun tidak dijelaskan.

Dakumen pengiriman Vinsen yang ada hanya dari Kantor Kesehatan Pelabuhan Pontianak/Pos Lintas Batas Entikong.

Dalam surat yang diterbitkan Kantor Kesehatan Pelabuhan Lintas Batas Entikong , Pontianak, Kalimantan Barat pada Rabu (12/12/2018) itu terdapat dua nama yakni, Tiva Trissha sebagai petugas periksa dan Rini Rusmawanti sebagai Petugas KKP yang menerbitkan surat.

Penulis: Boni J

Human Trafficking Padma
Previous ArticleTerkait Hibah Tanah Reo, Ini Dasar Jaksa Pengacara Negara Keluarkan Pendapat Hukum
Next Article Kejari TTU Didesak Segera Tangkap 3 Terpidana Kasus Korupsi Jalan Perbatasan

Related Posts

Jaringan Masyarakat Sipil Audiensi dengan Komisi V DPRD NTT Bahas Kasus Perdagangan Orang

5 Maret 2026

FP NTT Sebut Kunjungan ke Sumba Sosialisasi PMI, Kapolres Sumba Barat Membantah

2 Maret 2026

PADMA Desak Usut Dugaan Keterlibatan Oknum Polda NTT dalam Jaringan TPPO

28 Februari 2026
Terkini

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.