Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Plt. Kepala Bandara Komodo Diduga Pecat Pegawai Sepihak
Regional NTT

Plt. Kepala Bandara Komodo Diduga Pecat Pegawai Sepihak

By Redaksi8 Januari 20191 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Heribertus S. Kabut, pegawai bandara Komodo yang dipecat ( Foto: Sello Jome)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Siti Rahmah, Plt. Kepala Bandara Komodo Kabupaten Manggarai Barat NTT diduga memecat seorang pegawai, Heribertus Susanto Kabut secara sepihak.

Heri saat diwawancara Voxntt.com Selasa, (08/01/2019) menuturkan, alasan pemecatan yang dilakukan oleh Plt. Kepala Bandara Komodo hanya karena status yang dibuat olehnya di Story WA bulan Desember lalu.

Menurut Heri saat itu dirinya membuat story bukan bermaksud ditujukan kepada Plt Kepala Bandara Komodo.

“Story itu bersifat umum dan saya tidak menyebut nama pemimpin serta tempat saya bekerja”,ungkapnya.

Heri mengatakan saat itu dirinya membuat story dengan sebagai berikut, “Kejujuran Seorang Pemimpin, Lebih baik saya Memilih Orang Bodoh Sebagai Staf, yang Penting Penurut Daripada Memilih Orang Pintar Tetapi Pembangkang”.

Saat dipanggil Plt Kepala Bandara Komodo, Heri menanyakan alasan mengapa dirinya dipecat, saat itu kata Heri, Siti menjawab karena story WA Heri yang membuat dirinya tersinggung.

Heri juga merasa heran dengan alasan pemecatannya karena tidak melalui prosedur.

“Seharusnya dipanggil dan diberikan SP 1, kalau saya bersalah. Tapi ini kenapa tidak dibuat”, tegas Heri dengan kesal.

Sampai berita ini diturunkan, media ini belum berhasil mengkonfirmasi Plt Kepala Bandara Komodo.

Penulis: Sello Jome

Editor: Irvan K

Bandara Komodo Manggarai Barat
Previous ArticleJalan Benteng Jawa-Necak Jadi Langganan Kerusakan
Next Article YonMek 741/GN Kembali Temukan BBM Tak Bertuan di Perbatasan RI-RDTL

Related Posts

Pramuka Manggarai Barat Dorong Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan

13 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026
Terkini

Pramuka Manggarai Barat Dorong Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan

13 Agustus 2026

Luncurkan 100 Tahun SDK Lungar, Siswa SD dan SMP Tampilkan Tarian Sae Tiba Meka

13 Agustus 2026

PAN Manggarai Gelar Rakerda, Bupati Tantang Kader Tekan Kemiskinan di Wilayah Utara

12 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.