Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Selama 2018, Dinkes TTU Tangani 85 Kasus Malaria
KESEHATAN

Selama 2018, Dinkes TTU Tangani 85 Kasus Malaria

By Redaksi13 Januari 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Dinas Kesehatan TTU, dr. Zakarias E.Fernandes, M.Kes
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu,Vox NTT-Selama Januari-Desember 2018, Dinas Kesehatan Kabupaten TTU menangani setidaknya 85 kasus malaria.

Jumlah penderita malaria tersebut tersebar di- 26 puskesmas yang berada di Kabupaten TTU.

Data yang dihimpun VoxNtt.com dari Kantor Dinas Kesehatan kabupaten yang sedang dipimpin Bupati Raymundus Sau Fernandes itu, jumlah penderita malaria tersebut bervariasi setiap bulannya.

Rinciannya; bulan Januari 8 kasus, Februari 5, Maret 4, April 6, Mei 8 dan Juni 17.

Selanjutnya bulan Agustus 11 kasus, September 5, Oktober 5, November 5 dan Desember 2 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTU, dr. Zakarias Fernandes saat dikonfirmasi VoxNtt.com di ruang kerjanya, Jumat (11/01/2019), membenarkan informasi tersebut.

Menurutnya, data tersebut merupakan jumlah penderita malaria yang sempat dirawat di puskesmas maupun rumah sakit.

“Dari jumlah yang dirawat itu tidak ada yang meninggal dunia, ada 1 di Kelurahan Kefa Tengah yang meninggal dunia, tapi itu karena ada komplikasi dengan penyakit lain tidak murni karena malaria,” ujar mantan Direktur RSUD TTU itu.

Fernandes menjelaskan, saat musim penghujan seperti ini, perkembangbiakan nyamuk penyebar virus malaria lebih cepat.

Sebab itu, ia mengimbau agar masyarakat lebih memperhatikan kebersihan lingkungan dengan tidak membiarkan air tergenang dalam wadah yang tidak ditutup dalam waktu lama.

“Kita juga mengimbau agar malam hari saat tidur gunakan kelambu dan kalau ada anggota keluarga yang mulai ada gejala penyakit malaria hendaknya langsung dibawa ke puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat lainnya,” tutur Fernandes.

2019, TTU Ditargetkan Bebas Malaria

Fernandes pada kesempatan itu juga menuturkan, pada tahun 2019 pihaknya menargetkan Kabupaten TTU akan bebas dari penyakit malaria.

Untuk mencapai target itu, pihaknya akan meningkatkan fasilitas kesehatan di seluruh puskesmas.

Selain itu, Dinas Kesehatan TTU juga akan meningkatkan kemampuan dan pemahaman dari setiap petugas kesehatan terkait penyakit malaria itu sendiri.

“Kita optimis 2019, Kabupaten TTU pasti akan terbebas dari penyakit malaria,” ujar Fernandes penuh rasa optimis.

Penulis: Eman Tabean
Editor: Ardy Abba

Dinkes TTU TTU
Previous ArticleDiksi Ahang untuk Deno
Next Article Tanggal 25 Januari Bupati dan Wabup TTS Dilantik

Related Posts

RSUD Aeramo Luncurkan Inovasi Layanan “Bahagia Kita”

4 Maret 2026

RRI Labuan Bajo dan Plataran Komodo Gelar Donor Darah, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Manggarai Barat

3 Maret 2026

NTT Dapat 7 Dokter Spesialis di Batch Ketiga, Pemprov Siapkan Skema Penempatan dan Dukungan Pengabdian

27 Februari 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.