Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Ketua RT 17 Penfui Timur Perintahkan Penghuni Kos-kosan Perangi Sampah
Regional NTT

Ketua RT 17 Penfui Timur Perintahkan Penghuni Kos-kosan Perangi Sampah

By Redaksi3 Februari 20191 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Warga dan penghuni kos-kosan RT 17, Dusun III, Desa Penfui Timur, Kabupaten Kupang sedang membersihkan sampah dan memangkas dahan pohon yang menghalangi jalan (Foto: Ronis Natom/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Oelamasi, Vox NTT- Ketua RT 17 Lambertus Jema dan Ketua RW 05 Yakobus Labok, Dusun III, Desa Penfui Timur, Kabupaten Kupang memerintahkan penghuni kos-kosan agar perang terhadap sampah.

Lambertus dan Yakobus kemudian memimpin bakti sosial (baksos) di wilayah itu bersama warga dan mahasiswa penghuni kos-kosan, Minggu (3/3/2019).

Mereka memungut dan membakar sampah plastik yang berceceran di sekitar got dan pinggir jalan.

Sebelumnya, aksi baksos tersebut diumunkan di Gereja St Kristoforus.

Pantauan VoxNtt.com, Ketua RT dan RW, keluar masuk gang untuk memerintahkan warga dan penghuni kos-kosan ikut terlibat dalam kegiatan pembersihan sampah itu.

Di sela-sela kerja bakti, ketua RT 17 Lambertus Jema, menyampaikan kepada seluruh penghuni kos agar memperhatikan kebersihan.

“Kalian harus bersih juga itu sampah yang di depan kamar kos. Itu sumber sarang nyamuk. Ini bisa jadi kena Deman Berdarah,” ujar Lambertus.

Apriady Rassy, salah satu penghuni kos di wilayah RT 17 mengatakan, sampah penting dibersihkan. Apalagi sekarang musim hujan dan rawan penyakit DBD.

“Baik juga kalau ada gebrakan dari RT begini biar bisa gerakan anak-anak kos ini. Sampah bisa bersih dan juga kira bisa baku tahu warga di sini,” kata Apriady.

Penulis: Ronis Natom
Editor: Ardy Abba

DBD Kabupaten Kupang
Previous ArticleMaksi Terpaksa Memasung Istrinya yang Idap Gangguan Jiwa
Next Article Rumah Warga TTU Hangus Terbakar

Related Posts

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026

Pemkab Manggarai Barat Evaluasi Seluruh Destinasi Wisata Usai Insiden WNA Austria Terjatuh di Jembatan Gantung

30 Mei 2026
Terkini

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.