Para pengunjung di bendungan Raknamo (Foto: Ronis Natom/ Vox NTT)

Oelamasi, Vox NTT- Jika Anda masih sulit menemukan tempat melepas penat di akhir pekan, cobalah berkunjung ke bendungan Raknamo, Kabupaten Kupang, NTT.

Dari Kota Kupang, ibu kota Provinsi NTT, Bendungan Raknamo ditempuh dalam waktu 35 menit dengan kendaraan roda dua.

Bendungan Raknamo berada di Desa Raknamo, kecamatan Amabi Oefeto. Bendungan ini merupakan kue pembangunan Presiden Joko Widodo untuk NTT.

Selain digunakan untuk irigasi persawahan warga Raknamo dan Amabi Oefeto, bendungan ini juga dijadikan tempat bersantai akhir pekan bersama keluarga.

Di sana, Anda bisa berfoto ria sambil menikmati panorama alam yang eksotis.

Singgah Sebentar untuk Beli Jajan

Sebelum belok kanan menuju Raknamo, Anda wajib singgah untuk mencicipi kuliner lokal di Pasar Oesao.

Pasar tradisional di Kabupaten Kupang itu berlokasi sekitar 2 KM dari bendungan Raknamo.

Anda dan keluarga akan bertemu dengan sekelompok ibu-ibu yang memikul ember atau bokor di kepala. Mereka menjajakan jagung rebus manis.

Para ibu ini akan menghampiri setiap pengendara yang lewat sembari menawarkan jagung manis yang direbus dengan tungku api tradisional di pinggir jalan.

Sepanjang jalan, aroma dan uap jagung yang masih panas tersebut seperti magnet yang menarik setiap pengendara.

Tak sedikit pengendara yang menghentikan kendaraan untuk  membeli jualan ibu-ibu tersebut. Selain harganya terjangkau, kualitas dan rasanya memanjakan lidah.

Tak hanya jagung rebus, tersedia pula jajanan lain seperti kue tradisional, logosari, pisang goreng, cucur dan lain-lain.

Selanjutnya, perjalanan menempuh jarak kurang lebih 2 KM lalu belok kiri dari jalur utama Timor Raya.

Para pengunjung di bendungan Raknamo (Foto: Ronis Natom/ Vox NTT)

Perjalanan kemudian menempuh waktu 10 menit hingga tiba di sebuah gerbang besar bertuliskan selamat datang di bendungan Raknamo.

Bendungan Serba Guna

Setelah membangun bendungan Raknamo pada September 2018 lalu, ruas jalan Naibonat-Taklale hingga Raknamo juga dibangun dan diperlebar. Jalanan menjadi mulus dan bebas hambatan. Lampu jalan juga ikut dibangun.

Di sana, pemandangan air tawar sejauh mata memandang menyambut setiap pengunjung.

Di ujung bendungan, terdapat tugu yang dialuti berbagai kearifan lokal NTT. Lokasi ini bisa dijadikan sebagai latar foto karena telah menjadi ikon Raknamo.

“Saya sudah dua kali ke sini. Lokasinya bagus. Ini barangkali jasa Jokowi yang sangat bagus untuk NTT. Karena selain irigasi dan pusat tenaga listrik, bendungan ini juga bisa digunakan untuk berwisata,” ujar Dian Eman salah satu pengunjung.

Bendungan itu kaya fungsi. Selain sebagai sumber listrik dan irigasi persawahan, juga sebagai tempat yang belakangan ini ramai dikunjungi warga lokal.

Para pengunjung sedang memancing ikan di bendungan Raknamo (Foto: Ronis Natom/ Vox NTT)

Bendungan sendiri, diresmikan oleh Presiden Jokowi pada 20 September 2018 lalu.

Bendungan ini, mengairi persawahan seluas 1250 hektare dan juga menghasilkan tenaga listrik sebanyak 0,22 MW.

Banyak Diminati

Seorang pengunjung yang selalu datang ke bendungan Raknamo, Raymundus, mengaku, bendungan itu ramai diminati warga.

Kebanyakan dari mereka datang untuk melepas penat, bersantai sambil berfoto ria.

“Saya sering ke sini. Kalau liburan atau hari Minggu banyak ke sini orang-orang.  Kalau saya perkirakan, jumlah kendaraan roda dua yang parkir di lokasi parkiran bisa 100 sampai 150. Itu belum termasuk yang datang pakai mobil,”  katanya.

Lanjut Raymundus, banyak juga yang datang rombongan memakai kendaraan umum.

Pantauan VoxNtt.com, Minggu (17/02/2019), lokasi ini memang banyak diminati. Selain untuk berfoto ria, beberapa warga lokal juga datang ke sana untuk memancing ikan air tawar. Jagung rebus adalah teman mereka sambil menunggu ikan memakan mata kail.

Penulis: Ronis Natom
Editor: Ardy Abba