Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Kepala DPMD Matim Janji Akan Turun Cek ke Setiap Desa
VOX DESA

Kepala DPMD Matim Janji Akan Turun Cek ke Setiap Desa

By Redaksi12 Maret 20191 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ratusan Kepala Desa se-Kabupaten Matim sedang mengikuti kegiatan (Foto: Sandy Hayon/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Yosef Durahi berjanji akan turun ke setiap desa.

“Saya pasti akan keliling nanti, tetapi saya tidak mau beritahu kalau saya akan turun ke desa,” ujar Yosef di sela-sela kegiatan rapat koordinasi kepada seluruh supervisor siskeudes, kepala desa dan TPP-P3MD, se-Kabupaten Matim di Aula Setda Matim, Selasa (12/3/2019).

Mantan kepala bagian tata pemerintahan Kabupaten Matim mengatakan, banyak kepala dan aparatur desa yang tidak disiplin waktu untuk bekerja.

Padahal, kata dia, hari kerja dan jam masuk maupun pulang kantor sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang disiplin Apatur Sipil Negara (ASN).

“Memang kita belum ada peraturan bupatinya tetapi dalam peraturan pemerintah, Nomor 53 2010 jam masuk pukul 7.15 sampai jam 16.00 dan lima hari kerja,” ujarnya.

Dikatakannya juga, para kepala desa yang sudah menghadiri kegiatan diharapkan mampu memberikan hal posisif untuk membangun di masing-masing desa.

“Diharapkan para kepala desa mengutamakan peningkatan kualitas jalan, dengan lapen minimal 1 kilo meter setiap tahun,” ujarnya.

Penulis: Sandy Hayon
Editor: Ardy Abba

DPMD Matim Manggarai Timur
Previous ArticlePolres TTU Amankan Terduga Pelaku Curanmor  
Next Article AHP Kunjungi Korban Banjir dan Longsor di Mabar

Related Posts

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026

PDI Perjuangan Tak Hanya Salurkan Logistik, Perhatian Kesehatan Korban Bencana Jadi Prioritas

19 Agustus 2026
Terkini

Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur: Rumah Tak Lagi Aman

2 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka Meningkat, PVMBG Naikkan Status ke Level Waspada

2 September 2026

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.