Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Maksimus Tewas Setelah Tabrak Tiang Teras Rumah
NTT NEWS

Maksimus Tewas Setelah Tabrak Tiang Teras Rumah

By Redaksi12 Maret 20191 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Motor yang dikendarai korban Maksimus Jeharu (59) di tempat kejadian perkara (Foto: Dok. Humas Polres Manggarai)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Kecelakaan lalu lintas di jalan Gewak II, Kelurahan Pocomal, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, Senin (11/3/2019), menewaskan Maksimus Jeharu (59).

Kasubag Humas Polres Manggarai, Ipda Daniel Djihu mengungkapkan, insiden naas tersebut merupakan laka lantas tunggal dan terjadi sekitar pukul 09.45 Wita.

Hal itu berdasarkan laporan polisi nomor: LP/04/KLL/2019 Lantas Res Manggarai.

Warga asal Woang, Kelurahan Pitak, Kecamatan Langke Rembong itu mengendarai sepeda motor Suzuki Shogun tanpa nomor polisi.

Korban, kata Daniel, melaju sepeda motornya dari selatan menuju utara dan menabrak tiang teras rumah milik Joni Koyu (45) di jalan Gewak II.

Korban diduga mengendarai sepeda motor dengan kecepatan tinggi, sehingga di tempat kejadian perkara (TKP) ia tidak bisa mengendalikan kendaraannya.

Akibatnya, sepeda motor Suzuki Shogun berwarna merah yang dikendarai korban keluar badan jalan dan menabrak tiang teras rumah milik Joni Koyu.

Menurut Daniel, korban sempat dirawat di RSUD dr. Ben Mboi Ruteng selama 3 jam sebelum akhirnya meninggal dunia.

Penulis: Ardy Abba

Kabupaten Manggarai Polres Manggarai
Previous ArticlePembersihan Material Longsor Jalan Trans Flores di Mabar Tinggal 2 Titik
Next Article FPPN Sebut Bupati dan Wabup Nagekeo Ciptakan Konflik

Related Posts

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka Meningkat, PVMBG Naikkan Status ke Level Waspada

2 September 2026

Kisah Sepuluh Warga Selamat Sebelum Rumah Roboh saat Gempa Mengguncang Manggarai

1 September 2026
Terkini

Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur: Rumah Tak Lagi Aman

2 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka Meningkat, PVMBG Naikkan Status ke Level Waspada

2 September 2026

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.