Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Pembersihan Material Longsor Jalan Trans Flores di Mabar Tinggal 2 Titik
NTT NEWS

Pembersihan Material Longsor Jalan Trans Flores di Mabar Tinggal 2 Titik

By Redaksi12 Maret 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Satu unit excavator sedang membersihkan longsor di jalan Trans Flores di Mabar (Foto: Sello Jome/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT-Pembersihan material longsor yang melanda Jalan Trans Flores pada beberapa titik di wilayah Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) terus dilakukan.

Pantauan VoxNtt.com hari ini, Selasa (12/3/2019) terdapat 5 (lima) alat berat yang dikerahkan untuk membersihkan material longsor tersebut. 3 (tiga) alat berat di jembatan Wae Kantor, 2 (dua) lainnya di Melo.

Rahyudi Khalid, Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Pelaksana Jalan Nasional (PJN) III Proponsi NTT Kepada media ini saat ditemui di lokasi mengatakan, proses pembersihan dan pemindahan material longsor di ruas jalan Trans Flores itu merupakan kerja sama antara pihaknya dengan Pemerintah Mabar.

Rahyudi menyebutkan, hingga saat ini, tinggal dua titik yang belum selesai dan masih dibersihkan.

Rahyudi berharap, selama proses pembersihan dan pemindahan materil itu tidak ada hujan agar proses pengerjaannya dapat diselesaikan dengan cepat.

Baca: Jalan Trans Flores di Mabar yang Longsor Terus Dibersihkan

Seperti diketahui, longsor yang terjadi di Manggarai Barat (Mabar) NTT Kamis (07/03/2019) membuat sejumlah titik jalan Trans Flores tidak dapat dilewati kendaraan roda empat dan roda dua.

Akibat dari pperistiwa itu, para penumpang dari Ruteng menuju Labuan Bajo dan sebaliknya harus berjalan kaki, kurang lebih 15 km.

Berdasarkan laporan BPBD Mabar sekarang tinggal 2 titik lagi yang masih dalam proses pembersihan material longsor dari 15 titik yang mengalami longsor.

Penulis: Sello Jome

Editor: Boni J

Bencana NTT Manggarai Barat
Previous ArticleIni Arahan Wabup Jaghur untuk Kepala Desa di Matim
Next Article Maksimus Tewas Setelah Tabrak Tiang Teras Rumah

Related Posts

Kapolda NTT Tinjau Rusun Polres Manggarai Barat yang Rusak akibat Gempa

28 Agustus 2026

BSI KCP Labuan Bajo Gandeng TNI AL Serahkan Bantuan ke Kecamatan Macang Pacar

26 Agustus 2026

PT GAG Nikel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Manggarai Barat

23 Agustus 2026
Terkini

Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur: Rumah Tak Lagi Aman

2 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka Meningkat, PVMBG Naikkan Status ke Level Waspada

2 September 2026

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.