Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Profil Caleg»Bawaslu Janji Telusuri Dugaan Politik Uang Caleg di TTS
Profil Caleg

Bawaslu Janji Telusuri Dugaan Politik Uang Caleg di TTS

By Redaksi15 Maret 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua Bawaslu TTS, Melky Fay. (Foto: Pos Kupang.com).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Soe,Vox NTT-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) berjanji segera menelusuri dugaan politik uang yang dilakukan salah seorang calon DPRD Provinsi NTT dari Dapil TTS.

Demikian diungkapkan Ketua Bawaslu TTS, Melky Fay saat dikonfirmasi VoxNtt.com, Jumat (15/03/2019).

Melky mengatakan, pihaknya akan melakukan panggilan kepada pelapor untuk mendapatkan data lebih lanjut.

“Tentu yang kita butuhkan adalah laporan resmi disertai bukti-bukti, sehingga memudahkan untuk proses penulusuran,” ujar Melky.

Dia menerangkan, dalam proses penelusuran, bila cukup bukti maka akan ditindak sesuai dengan aturan yang berlaku. Dia juga meminta agar masyarakat ikut aktif dalam mengawal proses Pemilu 2019.

“Masyarakat diminta ikut kawal maraknya politik uang di TTS. Bukti lengkap maka laporkan secara langsung ke Panwas Desa, Panwas Kecamatan atau Bawaslu Kabupaten,” harapnya.

Sebelumnya, Arifin L. Betty, Anggota DPRD TTS dari Partai Hanura saat dikonfirmasi VoxNtt.com lewat telepon selulernya, Rabu (13/03/2019), mengatakan, praktek politik uang mulai merambah gereja dengan berbagai modus bantuan.

Kepada media ini, Arifin, mengatakan, dugaan politik uang dengan modus bantuan ke gereja ini terjadi di wilayah Amanuban Tengah oleh salah satu oknum calon DPRD Provinsi NTT dari partai tertentu.

“Ada oknum caleg dari salah satu partai meminta oknum pejabat gereja sebagai majelis, untuk memasukkan proposal guna dibantu dana Rp 20 juta dengan catatan, harus memenangkan Caleg tersebut minimal 100 suara per gereja,” ujar Arifin.

Baca:

  • Politik Uang Mengancam Pemilu di TTS, Bawaslu Diminta Tegas
  • Bawaslu Mencium “Aroma” Politik Uang di TTS

Penulis: L. Ulan

Editor: Boni J

Bawaslu Money Politic Politik Uang TTS
Previous ArticleMobil Puskesmas Keliling Terbalik, Dinkes Matim Siap Ganti
Next Article Mimpi Antonius Tamat

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

KPB Program TEKAD Ponggeok Manggarai Kembangkan Penyulingan Minyak Cengkih

4 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.