Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Gelar Operasi Pekat, Polres TTU Jaring Puluhan Kendaraan Bermotor dan Sajam
HUKUM DAN KEAMANAN

Gelar Operasi Pekat, Polres TTU Jaring Puluhan Kendaraan Bermotor dan Sajam

By Redaksi15 Maret 20191 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Anggota Kepolisian Resort TTU sementara memeriksa kelengkapan surat-surat kendaraan roda empat yang terjaring dalam operasi pekat, Kamis 14 Maret 2019 malam (Foto: Eman Tabean/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT- Anggota Kepolisian Resort TTU menggelar operasi penyakit masyarakat (Pekat), Kamis (14/03/2019) malam.

Operasi pekat yang digelar dengan merazia kendaraan bermotor itu digelar di ujung jembatan km 4, Kelurahan Maubeli, Kecamatan Kota Kefamenanu.

Pantauan VoxNtt.com, dalam razia yang dipimpin langsung oleh Kapolres TTU AKBP Rishian Krisna Budhiaswanto itu, puluhan kendaraan bermotor, baik itu roda empat maupun roda dua berhasil terjaring lantaran kedapatan tidak membawa surat-surat kendaraan.

Selain itu, pengendara lain juga kedapatan membawa senjata tajam (Sajam) dan minuman keras.

Kapolres TTU, AKBP Rishian Krisna Budhiaswanto saat diwawancarai VoxNtt.com menjelaskan, operasi yang digelar tersebut merupakan bagian dari kegiatan kepolisian yang ditingkatkan.

Itu sebagai bentuk antisipasi terhadap segala macam bentuk ancaman maupun kejahatan yang bisa saja mengganggu situasi keamanan, mnjelang pemilu 17 April mendatang.

“Tidak ada yang menonjol, yang kita dapat tadi hanya pengendara yang tidak membawa surat-surat kendaraan dan juga ada yang bawa senjata tajam dan juga minuman keras,” ujar Kapolres Rishian.

Ia menuturkan, operasi pekat ini akan digelar hingga pemilu mendatang untuk mengantisipasi adanya hal-hal yang tidak diinginkan.

Penulis: Eman Tabean
Editor: Ardy Abba

Kapolres TTU Polres TTU TTU
Previous ArticleGempa 4,7 SR Guncang Kefamenanu, Warga Berhamburan Keluar Rumah
Next Article Enam Tangki BBM dari Bima Tiba di Labuan Bajo

Related Posts

Kejari Mabar Geledah Kantor KPU Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Rp28 Miliar

8 September 2026

Polisi Tahan Calo Trip yang Gelapkan Rp244,2 Juta, 22 Wisatawan Tiongkok Terlantar di Labuan Bajo

14 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026
Terkini

Benturan Budaya Generasi Z dalam Birokrasi Feodal

10 September 2026

Gubernur NTT: Gempa Boleh Mengguncang, tapi Jangan sampai Ada Warga yang Tertinggal

9 September 2026

Gubernur NTT Pastikan Penanganan Gempa Palue Berlanjut

9 September 2026

Partai Perindo Terus Bergerak, Bagikan Sembako untuk Warga Terdampak di Manggarai Barat

9 September 2026

Bantuan Bencana: Dari Sembako Ke Masa Depan Anak

8 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.