Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»GMIT NTT Kecam Keras Aksi Teror di Selandia Baru
HEADLINE

GMIT NTT Kecam Keras Aksi Teror di Selandia Baru

By Redaksi15 Maret 20191 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua GMIT, Merry Kolimon (Foto: Ist)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT-Penembakan massal yang terjadi di dua masjid di Chrischurch, Selandia Baru Jumat (15/03/2019), mendapat kecaman dari Gereja Masehi Injili Timor (GMIT), NTT.

Ketua GMIT, Merry Kolimon menyampaikan, penembakan brutal yang menewaskan 49 orang tersebut mencabik-cabik nilai kemanusiaan dan tidak dapat ditolerir.

“Atas nama kemanusiaan, kita mengecam dengan keras penembakan di masjid di Christchurch, New Zealand, pada hari ini. Serangan pada mereka yang sedang beribadah apapun alasannya tidak dapat ditolerir,” tulis Merry lewat pesan WhatsApp, Jumat sore.

Merry menerangkan, insiden ini merupakan duka bersama seluruh warga dunia termasuk Indonesia.

“Kita mesti berdiri bersama dengan komunitas internasional untuk mengecam pelanggaran HAM yang terjadi. Doa kami bagi keluarga korban dan semua yang mengalami dampak dari aksi brutal ini,” pinta Merry.

Oleh karena itu, GMIT mengimbau agar umat lintas agama dan masyarakat majemuk di Indonesia tidak terprovokasi oleh kejadian ini.

GMIT juga memohon agar tidak membagikan gambar dan video peristiwa tersebut karena dapat menciptakan ketakutan, teror, dan kebencian.

Penulis: Irvan K

Kota Kupang Merry Kolimon
Previous ArticleJual BBM Eceran dengan Harga Mahal, Polres Mabar Bakal Tertibkan
Next Article Bocah SD di TTS Tewas, di Saku Celananya Ada HP yang Masih Tersambung Colokan Listrik

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Pemprov NTT Harus Lobi Pemerintah Pusat soal Nasib 9.000 PPPK

5 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.