Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Bocah SD di TTS Tewas, di Saku Celananya Ada HP yang Masih Tersambung Colokan Listrik
NTT NEWS

Bocah SD di TTS Tewas, di Saku Celananya Ada HP yang Masih Tersambung Colokan Listrik

By Redaksi15 Maret 20191 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Alvano ditemukan tidak bernyawa dalam kondisi tengkurap. Sebagian wajah dan perut bersimbah darah (Foto: Dok. Keluarga)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

SoE, Vox NTT- Naas menimpa Alvano Tuke (8). Bocah SD asal Desa Hane, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten TTS ini tewas, Jumat (15/3/2019) petang.

Alvano ditemukan tidak bernyawa dalam kondisi tengkurap pada ruangan TV di rumahnya. Sebagian wajah dan perutnya bersimbah darah.

Di saku celana korban, tampak ada sebuah handphone yang charger-nya masih tersambung dengan colokan listrik.

Yustus Kune, salah seorang keluarga korban yang dikonfirmasi VoxNtt.com mengatakan, Polisi dari Polres TTS sementara melakukan identifikasi kematian Alvano.

Menurut Yustus, Jumat sore, nenek korban Ruth Kune hendak pergi ke kebun untuk memasukan sapi gembalaan ke dalam kandang.

Selanjutnya bibi korban, pergi untuk mengambil air.

Sementara handphone sedang dicas di salah satu ruangan rumah mereka. Korban saat itu sendirian di rumah.

“Nenek Ruth pulang lalu panggil korban dari luar rumah. Namun tidak ada yang menyahut. Nenek kaget saat masuk di rumah menemukan cucunya itu sudah tidak bernyawa lagi,” kisah Yustus.

Kasat Reskrim Polres TTS, Iptu Jamari yang dikonfirmasi secara terpisah, mengatakan hingga Jumat malam polisi masih melakukan identifikasi di lokasi kejadian di Desa Hane, Kecamatan Batu Putih.

Penulis: L. Ulan
Editor: Ardy Abba

Polres TTS TTS
Previous ArticleGMIT NTT Kecam Keras Aksi Teror di Selandia Baru
Next Article Rektor Unflor: Kehadiran Menwa untuk Membentuk Karakter yang Militan

Related Posts

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
Terkini

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.