Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Kebakaran Gedung SMPN 1 Nangaroro Diduga Akibat Arus Pendek
NTT NEWS

Kebakaran Gedung SMPN 1 Nangaroro Diduga Akibat Arus Pendek

By Redaksi16 Maret 20191 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Asrama SMPN 1 Nangaroro yang sudah dijadikan gudang ludes terbakar (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- Kebakaran gedung asrama dan tiga bangunan kelas SMPN 1 Nangaroro, Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo diduga akibat arus pendek listrik.

Kebakaran pada Sabtu (16/3/2019), sekitar pukul 14.00 Wita itu telah meludeskan gedung yang selama ini menyimpan barang-barang bekas.

Api juga merambat ke tiga ruangan kelas. Ketiganya yakni, kelas 9A, 9B, dan 9C.

Beruntung, api dengan cepat dipadamkan warga. Sehingga ketiga ruangan kelas tersebut tidak ludes rata tanah.

Kapolsek Nangaroro, Ipda Abubekar Le mengaku tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materil bisa ratusan juta rupiah.

Menurut keterangan saksi Paskalis Dhawe (39) yang diperoleh Polisi, api pertama kali bersumber dari gedung asrama yang selama ini sudah dijadikan gudang.

Gedung asrama tersebut, kata Abubekar, tidak bisa diselamatkan warga karena kobaran api sangat besar.

Warga hanya bisa menyelamatkan tiga ruangan kelas dari kobaran api.

Ia menambahkan, pengakuan serupa disampaikan oleh saksi lain bernama Silvester Goa (33).

Guru honorer di SMPN 1 Nangaroro itu menjelaskan, api pertama kali muncul dari dalam gudang.

Kepada Polisi, Silvester menerangkan, asrama tersebut sudah dua tahun dijadikan gudang untuk menyimpan barang-barang bekas.

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Ardy Abba

Nagekeo SMPN 1 Nangaroro
Previous ArticleSejak 2015 NTT Dibanjiri Jenazah dari Luar Negeri
Next Article Keluarga Tolak Proses Hukum, Polisi Sebut Alvano Tewas Kesetrum Listrik

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Pemprov NTT Harus Lobi Pemerintah Pusat soal Nasib 9.000 PPPK

5 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.