Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Masyarakat Harus Berani Lapor ASN yang Terlibat Politik
HEADLINE

Masyarakat Harus Berani Lapor ASN yang Terlibat Politik

By Redaksi18 Maret 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
ASN lingkup Pemkot Kupang sedang menerima sosialisasi Netralitas ASN oleh Bawaslu Kota Kupang. (Foto: Ronis/Vox NTT).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT-Dalam rangka menyambut Pemilu Serentak 17 April 2019, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Kupang mengadakan Sosialisasi Netralitas ASN Lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang di Hotel on the Rock, Senin 18 Maret 2019.

Pantuan VoxNtt.com, kegiatan ini diikuti pejabat lingkup Pemkot Kupang, Camat dan para Lurah se-Kota Kupang dan Bawaslu Kota Kupang sebagai Pemateri.

Ketua Bawaslu Kota Kupang, Julianus Nomleni kepada VoxNtt.com usai kegiatan menegaskan, untuk keterlibatan secara langsung ASN di Kota Kupang dalam politik praksis, masyarakat diminta harus berani melaporkannya ke Bawaslu. Bila perlu kata dia, serahkan dengan bukti-bukti yang sahih.

Menurut Julianus, selama ini Bawaslu kesulitan karena masyarakat tidak ada yang mau menjadi saksi jika ada isu atau keterlibatan ASN dalam politik praksis di lapangan.

“Banyak hal kami belum dapat bukti, karena masyarakat tidak mau jadi saksi. Memang ada isu yang beredar, khususnya di Kota Kupang. Namun, masyarakat belum ada yang lapor,” jelasnya.

Dia melanjutkan, jika ada masyarakat yang lapor sesuai dengan bukti, maka Bawaslu akan melakukan penelusuran serta proses.

Menurut Julianus, kegiatan tersebut dalam rangka pencegahan terjadinya indikasi kecurangan pada pemilu mendatang. sosialisasi ini adalah bentuk pencegahan.

Soal persiapan Bawaslu menyambut Pemilu 17 April mendatang, dirinya menyampaikan, dalam rangka menyambut pemilu secara kelembagaan Bawaslu sudah siap, dari tingkat kecamatan hingga kelurahan.

Saat ini, kata Julianus pihaknya sedang merekrut pengawas di tingkat TPS dan akan dilantik pada 25 Maret.

“Kami saat ini sedang merekrut 1126 orang pengawas TPS. Jadi, seluruh TPS akan ada satu pengawas TPS nanti,” imbuhnya.

Mengenai kecurangan dalam pemilu, Bawaslu belum menyiapkan langkah pencegahan yang rigit.

“Ini baru adakan sosialisasi. Mengenai politik uang jika ada yang menerima lalu tidak mau melaporkan itu juga terkendala. Harus ada bukti-bukti,” tutupnya.

Penulis: Ronis Natom

Editor: Boni J

Bawaslu Kota Kupang Julianus Nomleni Kabupaten Kupang
Previous ArticleAman Sebut BPN ‘Biang Kerok’ Keributan Pembangunan Waduk Lambo
Next Article Mahasiswa Manggarai Kupang Beri Sumbangan untuk Korban Bencana di Mabar

Related Posts

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.