Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pendidikan NTT»Kadis PK Matim Minta Kepsek dan Guru Jangan Aneh-aneh Pungut Biaya UNBK
Pendidikan NTT

Kadis PK Matim Minta Kepsek dan Guru Jangan Aneh-aneh Pungut Biaya UNBK

By Redaksi2 April 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kegiatan penguatan kapasitas para kepala sekolah yang diselenggarakan oleh Dinas PK Matim, di aula Kopdit AMT-Borong. (Foto: Humas dan Protokol Kabupaten Matim)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai Timur (PK Matim), Basilius Teto meminta para kepala sekolah dan guru untuk tidak bertindak aneh memungut biaya Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Hal itu disampaikan Basilius saat kegiatan penguatan kapasitas para kepala sekolah yang diselenggarakan oleh Dinas PK Matim, di Aula Kopdit AMT-Borong, Selasa (02/04/2019).

“Saya tidak boleh dengar ada pungutan liar. Saya minta para guru dan kepala sekolah yang menjadi ujung tombak dunia pendidikan di lapangan, untuk menjaga integritas pribadi dan lembaga,” ujarnya.

“Jangan buat aneh-aneh. Jangan pungut sesuatu yang tidak perlu kepada siswa ataupun orangtua siswa,” ujarnya.

Apabila hal itu terjadi jelas Basilius, mohon dikaji dengan baik dan harus menjadi kesepakatan semua pihak. Kajian dibuat agar tidak terjadi soal di kemudian hari.

Hal ini disampaikannya, untuk mempertegas beberapa kejadian pada beberapa sekolah di Matim yang diduga ada indikasi pemungutan sesuatu kepada peserta UNBK. Ini juga sekaligus mengantisipasi agar tidak terjadi kembali hal yang sama di tahun yang akan datang.

“Para kepala sekolah merupakan ujung tombak keberhasilan sekolah. Untuk itu, mohon harga diri lembaga dijaga dan wibawah pemerintah dipelihara,” tegas Basilius di depan perwakilan para kepala sekolah TK, SD, dan SMP, se-Kabupaten Matim.

Ia pun meminta semua elemen di dunia pendidikan, untuk bekerja sama dan saling mendukung agar pendidikan di Matim mengalami peningkatan dari yang ada sekarang ini.

“Saya minta kita kerja sama agar semua yang kita kerjakan dapat terwujud sesuai harapan dan tepat waktu,” ujarnya.

“Tolong saling menolong. Saling menghargai, dan saling tukar saran pendapat agar terjalinnya harmonisasi kerja di antara kita. Kalau saya keliru, mohon diingatkan, sebab saya juga manusia biasa,” sambungnya.

Penulis: Sandy Hayon
Editor: Ardy Abba

Basilius Teto Dinas PK Matim Manggarai Timur
Previous ArticleTerlibat Politik: ASN, Kades, dan BPD Bisa Dipenjara Satu Tahun dan Denda 12 Juta
Next Article Diduga Janjikan Bantuan Rumah, Oknum Caleg TTU Terancam 2 Tahun Penjara

Related Posts

Seminari Kisol Luncurkan Renstra 2026–2031 untuk Hadapi Tantangan Era VUCA

5 Maret 2026

Renstra 2026–2031 Jadi Momentum Pembenahan Seminari Pius XII Kisol

5 Maret 2026

Seminari Pius XII Kisol Susun Renstra 2026–2031, Fokus pada Penguatan Kesehatan, Gizi, dan Tata Kelola

5 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.