Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»MAHASISWA»Kaum Muda Harus Punya Tabung Ilmu Pengetahuan
MAHASISWA

Kaum Muda Harus Punya Tabung Ilmu Pengetahuan

By Redaksi14 April 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Para pemateri dalam diskusi publik di Aula Ranaka Kantor Bupati Manggarai, Minggu (14/04/2019) (Foto:Ardy Abba/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Pastor Dr. Max Regus, seorang dosen di STKIP Santu Paulus Ruteng menyatakan, kaum muda milenial harus memiliki tabung ilmu pengetahuan agar mampu menjadi bagian dari transformasi dunia.

“Keberadaan kaum muda milenial saat ini sedang diperhadapkan dengan epistemological challenges atau tantangan ilmu pengetahuan,” ujar Max saat hadir sebagai narasumber dalam diskusi publik di Aula Ranaka Kantor Bupati Manggarai, Minggu (14/04/2019).

Diskusi publik dalam rangka pelantikan Ketua Presidium PMKRI Ruteng Ignasius Padur tersebut mengangkat tema “Kontribusi Pemuda dalam Kemajuan Daerah”.

Di hadapan ratusan mahasiswa yang hadir, ia mendefinisikan pemuda adalah nabi masa kini serentak menjadi gembala masa depan. Keberadaan ini tentu saja adalah panggilan sejarah.

Pemuda juga, kata Max, adalah sebuah entitas nilai moral, spiritual, memiliki kekuatan mengingatkan, dan terus berusaha menampilkan solusi atas pelbagai masalah yang dihadapi.

Di atas pundak pemuda memikul beban masa depan bangsa dan Negara. Dengan kata lain, lanjut dia, pemuda adalah pemilik masa depan.

“Kalau mau menjadi nabi masa kini atau merancang gembala masa depan, kita harus punya tabungan ilmu pengetahuan  yang cukup. Kita harus membaca konteks kehidupan dan perubahan yang terjadi,” ujar penulis buku “Diskursus Politik Lokal” tersebut.

Sebagai orang yang mampu meramalkan masa depan, maka pemuda perlu memiliki pundi-pundi pengetahuan yang cukup.

Menurut Max, salah satu caranya yakni dengan rajin membaca untuk mengisi ruang kosong dalam otak pemuda.

Penulis: Ardy Abba

Max Regus PMKRI Ruteng STKIP Ruteng
Previous ArticleIgnasius Padur Resmi Jadi Ketua PMKRI Ruteng
Next Article Pemkab Ngada Bantu 800 Juta untuk Bangun Gereja Mataloko

Related Posts

BEM FISIP Undana Gelar Pengabdian di Desa Tanah Merah, Angkat Pendidikan Politik hingga Kewirausahaan

1 Maret 2026

PMKRI Ruteng Ancam Datangi Bea Cukai Labuan Bajo, Soroti 1.800 Dos Rokok Ilegal Masuk Flores Tiap Pekan

27 Februari 2026

Wagub NTT Raih Doktor Ilmu Administrasi di Undana

27 Februari 2026
Terkini

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.