Kupang, VoxNTT.com – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Nusa Cendana menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Tanah Merah, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Jumat, 27 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab moral mahasiswa terhadap masyarakat.
Pengabdian tersebut mengusung tema “Bertumbuh Bersama Rakyat, Wujudkan Masyarakat yang Produktif dan Progresif.” Kegiatan dikemas dalam bentuk sosialisasi dengan tiga materi utama, yakni pendidikan politik, kewirausahaan, dan isu kepemudaan.
Sekretaris Desa Tanah Merah, Bernard Messakh, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa FISIP Undana. Ia berharap materi yang disampaikan dapat memperkaya wawasan masyarakat.
“Ada tiga materi yang saya pikir sangat baik untuk kita pahami bersama, yaitu pendidikan politik, kewirausahaan, dan remaja. Ini penting untuk kita resapi bersama guna menambah pengetahuan bagi kita semua,” ujarnya.
Ketua BEM FISIP Undana, Viquera D. P. Messakh, menegaskan kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat bukan sekadar menjalankan program kerja, tetapi sebagai bentuk panggilan moral dan tanggung jawab sejarah.
“Sosialisasi ini bukan hanya sekadar pemberian materi kepada masyarakat. Lebih dari itu, ini adalah panggilan moral agar mahasiswa hadir di tengah masyarakat, bukan sebagai pihak yang merasa lebih tahu, tetapi sebagai insan yang tidak melupakan panggilan sejarahnya,” tegasnya.
Ia menambahkan masyarakat merupakan laboratorium utama bagi mahasiswa. Karena itu, pengabdian kepada masyarakat harus terus dijalankan dalam berbagai bentuk.
“Kita harus ingat bahwa laboratorium utama mahasiswa adalah masyarakat. Tidak boleh ada tawar-menawar terhadap pengabdian. Dalam bentuk apa pun, mahasiswa harus tetap hadir bersama rakyat sebagai wujud tanggung jawab moral,” tambahnya.
Kegiatan ini dihadiri anggota organisasi kemahasiswaan FISIP Undana, yakni BEM dan BLM, perangkat Desa Tanah Merah, kelompok perempuan, RT/RW, serta masyarakat setempat.
Penulis: Ronis Natom

