Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Rawan Politik Uang, Bawaslu Kota Kupang Gandeng Polisi dan Jaksa Patroli 24 Jam
Regional NTT

Rawan Politik Uang, Bawaslu Kota Kupang Gandeng Polisi dan Jaksa Patroli 24 Jam

By Redaksi15 April 20193 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua Bawaslu Kota Kupang, Julianus Nomleni usai diwawancarai VoxNtt.com, di ruang kerjanya, Senin (15/4/2019) siang. (Foto: Tarsi Vox NTT).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Kupang, NTT terus melakukan upaya pencegahan terhadap politik uang maupun kecurangan lain dalam pemilu 17 April mendatang.

Salah satu yang dilakukan adalah patroli pengawasan selama masa tenang dengan melibatkan kepolisian dan kejaksaan.

Demikian diungkapkan Ketua Bawaslu Kota Kupang, Julianus Nomleni kepada VoxNtt.com, di ruang kerjanya, Senin (15/4/2019) siang.

Ia mengatakan, sejak kemarin Bawaslu Kota Kupang berpatroli bersama pihak kepolisian dan kejaksaan. Itu terkait banyaknya informasi-informasi yang masuk terutama terkait dengan adanya dugaan money Politic.

“Ada yang menjanjikan, kita sudah berkoordiansi dengan pihak kepolisian untuk minta bantuannya guna untuk menelusuri informasi-informasi itu,” kata Julianus.

Sejauh ini kata dia, belum ada laporan yang kuat terkait dengan dugaan-dugaan money politic ini.

“Cuman informasi-informasi terkait ada yang melalui tim menjanjikan uang dan lain-lain itu. Informasi itu memang ada kita terima. Sebentar ini (malam ini) coba kita pantau bersama tim dengan kepolisian yang ada . Jadi, kita ada bagi tim untuk bergantian melakukan pantau di seluruh kelurahan di Kota Kupang,” tuturnya.

Patroli ini kata dia, akan melibatkan pihak kepolisian dan Jaksa selama 1x 24 jam.

“Kita libatkan pihak kepolisian dan jaksa. Kita menginap di sini sementara sampai tanggal 18 nanti. Ada polisi, ada Jaksanya. Kita bagi dalam tiga kelompok,” ungkapnya.

Menurutnya, selama ini belum ada laporan resmi terkait dugaan pelanggaran, tetapi sekedar informasi dari masyarakat.

“Belum ada laporan resmi. Sekedar informasi bahwa di tempat ini ada orang dengar keluar masuk menjanjikan uang, di tempat ini katanya ada caleg yang memberikan bantuan untuk jalan. Tetapi memang ketika di lapangan kita sulit mendapatkan bukti karena tidak ada yang mengakui itu. Tapi informasi-informasi itu ada, tetapi dengan keterbatasan kita, tentu kita akan telusuri dengan koordianasi tingkat kecamatan sampai kelurahan,” jelasnya.

H-2 ini langkah-langkah yang diambil Bawaslu Kota Kupang lanjut dia, di tingkat kecamatan akan melakukan pemantauan selama 1×24 jam untuk mengantisipasi informasi-informasi yang ada.

“Biasanya orang melakukan transaksi itu sangat tertutup. Sehingga untuk akses masuk kita ke dalam juga sangat sulit bahkan pihak kepolisian juga kesulitan. Yang pasti kita dalam sisa limit waktu 2 hari ini kita lakukan siaga, patroli-patroli untuk memantau. Selama ini juga kita intens melakukan sosialisasi, menghimbau agar hindari money politik,” katanya.

Ia berharap pemilu ini bisa berjalan dengan baik dan masyarakat bisa menghindari money politic.

“Kita menjaga kondisi ini bisa aman sampai pada saat pencoblosan. Semua bisa berjalan denga baik dan masyarakat yang punya hak pilih, baik yang sudah terdaftar di DPT maupun yang tidak terdaftar tapi mempunyai E-KTP warga kota Kupang. Gunakan haknya di tanggal 17 ini,” tutup Julianus.

Penulis: Tarsi Salmon

Editor: Boni J

Bawaslu Kota Kupang Julianus Nomleni Kota Kupang
Previous ArticleTak Didampingi, Pemilih Buta Huruf: Coblos Saja!
Next Article Tahun 2018, Hasil Penjualan Hortikultura dari Poktan di Manggarai Capai 9 Miliar

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

KPB Program TEKAD Ponggeok Manggarai Kembangkan Penyulingan Minyak Cengkih

4 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.