Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»PERAWAT»Dikabarkan akan Dilengser, Kapus Kisol: Saya Tidak Tahu
PERAWAT

Dikabarkan akan Dilengser, Kapus Kisol: Saya Tidak Tahu

By Redaksi23 April 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Puskesmas Kisol, Heribertus Paul (Foto: Sandy Hayon/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Desas desus akan dilengserkannya Kepala Puskesmas Kisol, Kelurahan Tanah Rata, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Provinsi NTT, Heribertus Paul (37) mencuat ke ruang publik.

Kabar itu mulai terkuak sehari setelah Pemilihan Umum (pemilu) di Kabupaten Matim.

Heribertus mengaku belum mendapat informasi terkait desas-desus itu.

“Saya tidak tahu, sampai saat ini saya belum dapat informasi yang pasti,” ujar pria yang kerab disapa Heri itu saat ditemui VoxNtt.com di Puskesmas Kisol, Selasa (23/04/2019) pagi,

Dikatakannya, informasi yang beredar itu tidak akan digubris sebelum mendapat keputusan yang pasti dari kepala dinas kesehatan.

Hal itu kata dia, lantaran akan sangat berpengaruh pada kinerja kerja sebagai seorang kepala juga pelayan publik.

“Biarkan saja dulu informasi itu,” imbuhnya.

Lanjut Heri, keputusan sebagai kepala di puskesmas itu bukan karena keinginan dirinya melainkan atas kehendak dinas.

“Saya sebagai ASN kan harus patuh dengan setiap keputusan pimpinan,” imbuh mantan Bendahara Puskesmas Sita, Kecamatan Rana Mese itu.

Ia mengaku mendapat surat pindah tugas sejak bulan Januari 2019 silam.

Kendati ada informasi akan dilengserkan, dirinya mengaku selama bertugas sebagai kepala sangat berhubungan baik dengan pihak dinas.

“Selama ini saya baik dengan mereka dan komunikasi kita berjalan baik dan aman,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Matim, dr. Surip Tintin mengaku tidak memiliki kewenangan untuk menggantikan kepala puskesmas.

“Maaf saya tidak punya kewenangan untuk mengganti kepala puskesmas,” ujarnya saat dihubungi VoxNtt.com, Selasa sore.

Menurutnya, yang berhak untuk mengambil keputusan itu yakni Bupati Matim.

Penulis: Sandy Hayon
Editor: Ardy Abba

Dinkes Matim
Previous Article21 KK Jadi Korban Bencana Longsor di Necak
Next Article Bawaslu Manggarai Ingatkan Peserta Pemilu Soal Laporan Dana Kampanye

Related Posts

Dinkes Manggarai Timur Catat Penurunan Kasus HIV, Risiko Penyebaran Masih Tinggi

4 Agustus 2025

Respons Keluhan soal Gaji Kerap Terlambat, Maksi-Ronald Komit Prioritaskan Kesejahteraan Nakes

6 November 2024

Selain Berhentikan Nakes, Pemkab Manggarai Tak Perpanjang SPK

19 Maret 2024
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.