Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Ketua BPD Gunung Baru Bantah Pernyataan Dinas PMD Matim
VOX DESA

Ketua BPD Gunung Baru Bantah Pernyataan Dinas PMD Matim

By Redaksi24 Mei 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua BPD Gunung Baru, Erasmus Eman (31). (Foto: Istimewa).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Gunung Baru, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Erasmus Eman (31) membantah pernyataan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD).

Bantahan itu, terkait pernyataan kepala Seksi Pemerintahan Desa DPMD Matim, Yohanes Triatma, yang mengatakan ada beberapa item di Desa Gunung Baru yang silpa termasuk Poskesdes.

“Di situ ada silpa salah satunya poskedes. Itu artinya kegiatannya tidak terealisasi sampai akhir tahun. Kalau balai rakyat saya paham karena itu dana perubahan yang disalurkan pada Desember,” ujar Yohanes saat ditemui VoxNtt.com di kantor DPMD Matim di Lehong,
Selasa (21/05/2019).

“Itu akibat dari hasil evaluasi KPPN terhadap Perbup tentang dana desa tahun kemarin. Dan ada beberapa desa yang mengalami penambahan dan pengurangan. Dan Gunung Baru mendapat penambahan Rp 173.000.000,” tambah Yohanes.

Menurut Erasmus, desa Gunung Baru memang masih ada silpa seperti yang disampaikan DPMD Matim. Namun kata dia, silpa itu bukan Poskesdes melainkan telford jalan Lait-Polet sepanjang 212 meter.

Dirinya menambahkan, pada tahun 2017 juga ada silpa, namun itu diperuntukan untuk air minim bersih yang berada di Munda.

“APBDes 2019 sudah diserahkan ke BPD ketika Mudes tanggal 10 mei 2019, anggaran tambahan di desa dialokasikan untuk telford yang merupakan silpa kemudian tonggak air minum di Lendo, dengan 3 unit deker,” imbuh Erasmus saat menghubungi VoxNtt.com, Kamis (23/05/2019).

Erasmus juga membatah bahwa BPD di desa itu tidak pernah melakukan rapat internal antar anggota.

“Internal BPD itu sebenarnya sudah dibuat pada 15 Mei 2019 sembari menunggu laporan pertanggungjawaban kades, karena mereka minta waktu,” ujarnya.

Ternyata lanjut dia, pihak desa bukannya menyelesaikan laporan pertanggungjawaban ke BPD malah melakukan mafia stempel. Itu terbukti ketika Desa Gunung Baru mendapat rekomendasi dari Kecamatan Kota Komba.

“Saya bingung APBDes ada di BPD bersama RKP nya ko desa Gunung Baru dapat rekomendasi,” ujarnya.

Penulis: Sandy Hayon
Editor: Ardy Abba

Desa Gunung Baru DPMD Matim
Previous ArticlePekerjaan Jaringan Listrik Belum Rampung, Warga Maurole Protes
Next Article Pengamat: Jika Benar Menerima Suap, Ketua KPU Mabar Segera Dipecat

Related Posts

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Profil Desa Paka, Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai

4 Maret 2026

Kades Golo Riwu Luncurkan Program “Investor Serbu Desa”, Andalkan Porang Hadapi Risiko Krisis 2026

3 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.