Mobil Ambulance yang menjemput dua jenazah TKI asal Ende di depan Kargo Bandara El Tari Kupang. (Foto: Ronis Nataom/Vox NTT).

Kupang, Vox NTT-Dua Jenazah Tenaga Kerja asal Nusa Tenggara Timur (NTT) tiba di Bandara Kargo Bandara El Tari Kupang, Kamis 13 Juni 2019 pukul 12.30 Wita.

Keduanya yakni, Fransiskus Gusi dari Barai, Desa Borokanda, Kecamatan Ende Utara dan Kristoforus Brekans dari Kecamatan Wewaria, Ende Lio Utara, Kabupaten Ende.

Dalam dokumen yang ada, nama Fransiskus Gusi ditulis Fransiskus Pareria. Nama aslinya dirubah karena tak punya Paspor dan kartu identitas.

Keluarga Fransiskus, Emilia Kembar, kepada VoxNtt.com di Kargo Bandara El Tari menyampaikan, Fransiskus meninggal  11  Juni lalu di Rumah Sakit.

“Meninggal karena sakit asma. Bawa ke rumah sakit tidak tertolong. Dia Memiliki istri tapi tidak punya anak. Menikah tahun 2016. Mereka ketemu di Malaysia. Istrinya juga kerja di Malaysia,” jelasnya.

Tambahnya, almahrum ke Malaysia sekitar lima tahun sebagai pekerja ilegal.

Sementara Kristoforus diketahui sudah 10 tahun bekerja sebagai buruh bangunan di Malaysia.

“Istrinya orang Jawa. Dia meninggal tanggal 04 Juni 2019. Menurut diagnosa dokter, katanya darah tingggi,” ujar seorang kerabatnya kepada VoxNtt.com.

Informasi yang dihimpun media ini, kedua Jenazah disemayamkan sementara di RSUD WZ Johanes Kupang dan akan diterbangkan ke Maumere untuk selanjutnya diantarkan ke rumah duka di Ende, Jumat 14 Juni 2019 difasilitasi oleh BP3TKI NTT.

Penulis: Ronis Natom

Editor: Boni J

alterntif text