Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pendidikan NTT»Dua Siswa SMAK Recis Bajawa Jadi Duta Anak Kabupaten Ngada
Pendidikan NTT

Dua Siswa SMAK Recis Bajawa Jadi Duta Anak Kabupaten Ngada

By Redaksi20 Juni 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Prisco Watu Sila dan Stefania Kandida Sena Tiba (memakai salendang)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, Vox NTT-Prisco Watu Sila dan Stefania Kandida Sena Tiba terpilih menjadi duta anak Kabupaten Ngada.

Keduanya adalah siswa Sekolah Menengah Atas Katolik (SMAK) Regina Pacis (Recis) Bajawa.

Kepala BPMDP3A Ngada, Yohanes Watu Ngebu di ruang kerjanya, Rabu (19/06/2019), menjelaskan predikat duta anak ini melalui proses panjang konferensi anak daerah (konferda) yang digelar pada bulan April lalu di aula OCD Bogenga.

Sebelumnya, kata dia, Prisco dan Stefania adalah pelajar konferda anak bersama ratusan peserta utusan dari sekolah-sekolah se-Kabupaten Ngada.

Forum anak dengan suara terbanyak memilih Prisco dan Stefania sebagai duta anak Kabupaten Ngada.

Dengan menjadi duta anak Kabupayen Ngada, kedua siswa ini akan berkompetisi di tingkat Provinsi NTT.

Konferda tingkat provinsi berlangsung pada 20-22 Juni 2019 dan diikuti duta anak kabupaten se-NTT.

Konferda ini digelar dalam rangkaian peringatan Hari Anak Nasional tingkat Provinsi NTT tahun 2019.

Yohanes dalam arahannya saat pelepasan duta anak Ngada mengatakan, saat ini anak memiliki peran penting dalam pengambilan kebijakan atau program pembangunan yang ramah anak.

Kata dia, forum anak adalah wadah anak untuk menyuarakan kepentingannya. Selain itu, sebagai wadah untuk memenuhi hak-hak, baik hak pendidikan, ekonomi, politik, dan sebagainya.

Yohanes mengharapkan, Prisco dan Stefania bisa mengambil bagian secara optimal pada setiap rangkaian acara konferda tingkat Provinsi NTT.

Prisco dan Stefania diharapkan selalu aktif dengan tetap menjunjung tinggi sopan santun, menjaga etika, dan rendah hati.

”Semoga terpilih menjadi duta anak NTT. Ikuti semua kegiatan yang ada, ambil bagian tapi jangan menguasai, harus tetap rendah hati. Ini forum yang luar biasa untuk kalian belajar, menambah wawasan, menjalin relasi. Jadi manfaatkan sebaik mungkin ajang konferda ini. Harapan tertinggi adalah kalian bisa terpilih ke forum anak nasional, tapi mengikuti proses secara tuntas tetap jadi prioritas utama,” pesan Yohanes.

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Ardy Abba

SMAK Regina Pacis Bajawa
Previous ArticleRunner Up KDI 2015 Hiburkan Penutupan Festival Seafood
Next Article Mahasiswa FKIP UKI St Paulus Ruteng Gelar PPKM

Related Posts

Seminari Kisol Luncurkan Renstra 2026–2031 untuk Hadapi Tantangan Era VUCA

5 Maret 2026

Renstra 2026–2031 Jadi Momentum Pembenahan Seminari Pius XII Kisol

5 Maret 2026

Seminari Pius XII Kisol Susun Renstra 2026–2031, Fokus pada Penguatan Kesehatan, Gizi, dan Tata Kelola

5 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.