Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Data Kunjungan di Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Nagekeo Menurun
Regional NTT

Data Kunjungan di Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Nagekeo Menurun

By Redaksi24 Juni 20191 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Situasi di Ruang Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Nagekeo.
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT-Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Nagekeo mencatat jumlah pengunjung terus menurun. Data kunjungan 2017-2019 menunjukkan gejala itu.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Nagekeo Renata Fernandes melalui Kepala Seksi Layanan dan Pelestarian Bahan Perpustakaan Nurliah Rubyanti mengungkapkan, pada 2017 tercatat jumlah kunjungan sebanyak 18.031. Pada 2018 tercatat 15.895. Dan, data per Juni 2019 jumlahnya hanya 1.196 kunjungan.

Ruby mengatakan, pengunjung yang datang ke Perpustakaan Daerah Nagekeo didominansi para pelajar.

“Minat masyarakat umum dan ASN kurang. Yang kita ketahui dari data, banyak anak sekolah,” jelas Ruby yang ditemui VoxNtt.com di ruang kerjanya, Senin (24/06/2019) siang.

Kata dia, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan sendiri sudah berupaya dengan berbagai program kerjanya agar jumlah kunjungan bisa terus meningkat. Seperti perpustakaan keliling, lomba perpustakaan desa, dan lomba bercerita.

Menurut Ruby, dengan perkembangan kemajuan teknologi informasi saat ini perpustakaan sudah selayaknya didukung juga dengan layanan internet yang memadai.

Permasalahan yang ada saat ini wifi belum memadai dan masih kurang judul buku dan bangunan, serta ruangan tidak mendukung.

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Ardy Abba

Nagekeo
Previous ArticleBangun 5 Bidang Usaha, Change’O: BUMDes ‘Mekar Jaya’ Patut Jadi Contoh
Next Article Pengunjung ke Perpustakaan Nagekeo Menurun, Ini Sebabnya

Related Posts

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026
Terkini

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.