Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Bangun 5 Bidang Usaha, Change’O: BUMDes ‘Mekar Jaya’ Patut Jadi Contoh
VOX DESA

Bangun 5 Bidang Usaha, Change’O: BUMDes ‘Mekar Jaya’ Patut Jadi Contoh

By Redaksi24 Juni 20193 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Unit usaha bengkel motor “GP" milik Desa Golo Pua, Manggarai Barat, NTT (Foto: Dok. Change'O)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT-Direktur Policy Research Organization Change Operator Manggarai, Arischy Hadur, menyatakan Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) ‘Mekar Jaya’ merupakan salah satu BUM Desa yang berkembang sangat pesat di wilayah Kabupaten Manggarai Barat.

Hal ini disampaikan dalam materi Kelembagaan BUM Desa dalam rangkaian kegiatan Peningkatan Kapasitas Pengurus BUM Desa ‘Mekar Jaya’dan Koperasi Anggur Merah di desa Golo Pua pada 21-22 Juni 2019 kemarin.

“Banyak BUM Desa yang sudah berdiri beberapa tahun lalu, tetapi belum mampu menentukan unit usahanya. Itu karena BUM Desa didirikan tanpa adanya geliat ekonominya. Jadi, bentuk BUMDes kalau geliat ekonominya ada. Ini perlu kajian, bukan sekedar tebak-tebakan untuk menentukan unit usaha. Di Golo Pua, ketika tahu masyarakatnya punya potensi mengelolah bengkel otomotif,  dibuatkan unit usaha bengkel. Punya bakat membuat furniture, dibuatkan unit usaha meubel. Seperti ini perlu dicontoh” tutur Arischy.

Direktur Policy Research Organization Change Operator Manggarai, Arischy Hadur saat memberikan pelatihan peningkatan BUMDes di desa Golo Pua

Lebih lanjut, Arischy mengapresiasi langkah Kepala Desa Golo Pua, Yohanes K.T.Ben Suhardi atas komitmennya dalam pembangunan ekonomi masyarakat desa Golo Pua melalui penyertaan modal yang besar kepada BUM Desa.

Dalam APBDesnya penyertaan modal desa untuk BUM Desa ‘Mekar Jaya’ tahun ini sebesar Rp 152.000.000,00.

“Ini bentuk komitmen desa untuk pembangunan ekonomi masyarakat, secara lembaga kami mengapresiasi langkah ini” pinta Arischy.

Kepala Desa Golo Pua, Yohanes K.T Ben Suhardi, mengatakan desa ini hampir memasuki fase lepas landas untuk pembangunan fisik. Dirinya mengaku akan lebih fokus pada pembangunan perekonomian masyarakat.

Unit usaha perlengkapan pesta milik Desa Golo Pua

Fokus pembangunan ini, diakui Suhardi, sesuai dengan visi-misinya semasa kampanye dulu di mana Golo Pua akan terkonsentrasi pada pembangunan ekonomi.

“Harapan saya, BUM Desa ‘Mekar Jaya’ dan juga koperasi yang sudah ada saat ini harus menjadi simpulnya. Sekarang sudah bisa dilihat, dengan BUM Desa ini, kita sudah banyak menyerap tenaga kerja. Kedepannya, tidak ada lagi yang menganggur atau merantau keluar” tutur Kades Suhardi.

BUM Desa ini juga kedepannya akan berinvestasi di bidang Pariwisata.

“Tahun depan kita akan buat penyertaan modal lagi untuk BUM Desa. Rencananya nanti kita akan fokuskan ke pariwisata dengan membangun fasilitas pendukung wisata air terjun dan sumber mata air di desa ini. Kita bangun wahana pemandian, bangun kolam renang, kenapa tidak? Toh desa ini tidak kurang air, tinggal kita tata saja” ungkap Suhardi.

Untuk diketahui,  BUM Desa didirikan melalui Peraturan Desa Nomor 4 Tahun 2019 pada bulan Februari kemarin.

BUMDes ini telah berhasil membentuk 5 unit usaha yang sedang berjalan, yakni unit usaha bengkel motor “GP”, unit usaha bengkel kayu, unit usaha penyewaan (perkakas pesta), unit usaha air minum, dan unit usaha keuangan (BRILink).

Change'O Desa Golo Pua
Previous ArticleYonMek 741/GN Sediakan Layanan Kesehatan Gratis Bagi Warga Perbatasan
Next Article Data Kunjungan di Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Nagekeo Menurun

Related Posts

Anggota DPRD Manggarai Desak Inspektorat Periksa Proyek Kantor Desa Legu yang Mangkrak 17 Tahun

11 Juni 2026

Isno Baco Ajak Warga Desa Pinggang Berpolitik “Riang Gembira” pada Pilkades 2026

2 Juni 2026

Maju Pilkades Loce, Wilibrodus Rian Usung Penguatan Pertanian hingga Wisata Budaya

1 Juni 2026
Terkini

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.