Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Pembangunan Monumen Pancasila Dihentikan, Proses Hukum Segera Dilakukan
NTT NEWS

Pembangunan Monumen Pancasila Dihentikan, Proses Hukum Segera Dilakukan

By Redaksi26 Juli 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Plt Kadis PUPR NTT (tengah) Maksi Nenabu didampingi Staf Khusus Gubernur NTT bidang hukum, Markus Hage di Kantor Gubernur NTT saat memberikan keterangan Pers, Jumat 26 Juli 2019. (Foto: Ronis Natom).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT-Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Nusa Tengara Timur (NTT), melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap proyek pembangunan Monumen Pancasila di Kupang barat, NTT, Jumat 26 Juli 2019.

PHK tersebut termuat dalam Surat Pemutusan Kontrak Nomor : PUPR.SKT.05.01/602/240/VII/2019. Isinya, Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) melakukan pemutusan kerja dengan PT EROM.

PHK dilakukan karena sebagai pengendali pelaksanaan kegiatan,  PPK tidak dapat melaksankana tugas dan tanggung  jawab terhadap pekerjaan karena sedang dalam permasalahan hukum, sehingga terjadi kevakuman dalam pelaksanaan pekerjaan.

Hal itu sesuai dengan laporan Konsultan Managemen Konstruksi PT Narada Karya periode minggu ke-60, pertanggal 30 juni 2019 dengan deviasi  mencapai minus 6,194%.

Sebelumnya, 3 juli 2019, dilaksanakan SCM lagi dan diberikan test selama 18 hari kalender kerja, jatuh pada tanggal 22 Juli 2019 realisasi pekerjan harus mnencapai progres rencana 90,91% beserta surat pernyataan kesanggupan bekerja dan bersedia melakukan sanksi pemutusan hubungah kerja  jika tidak memenuhi target rencana.

Kompak Minta KPK Ambil Alih Kasus NTT Fair dan Monumen Pancasila

Berdasarkan laporan managemen konstruksi PT Narada Karya, periode minggu ke-63 tertanggal 22 Juli 2019, realisasi pekerjaan hanya mencapai 87,172%, atau mengalami deviasi minus sebesar 3,745%.

Dalam surat tersebut, pada poin akhir juga dicantumkan poin wanprestasi dan terindikasi kerugian negara, maka perusahaan dan penyedia jasa akan diusulkan dimasukkan dalam daftar hitam.

Pelaksana tugas Kadis PUPR NTT, Maksi Nenabu, menjelaskan, dengan demikian pekerjaan Monumen Pancasila diberhentikan. Terkait dengan indikasi korupsi dan juga kerugian negara akan dilakukan sesuai dengan prosedur hukum.

Sementara, kata dia, demi kelanjutan pembangunan Monumen Pancasila dan juga merujuk dengan arahan Gubernur NTT akan dilanjutkan proses pembangunan menggunakan dana CSR.

Sementara itu, Staf Khusus Gubernur NTT bidang hukum, Markus Hage, menjamin bahwa proses hukum pada pembangunan Monumen Pancasila pasti dilakukan sesuai rekomendasi BPK.

“Ini ada indikasi kerugian negara, saya pastikan 100%  proses hukum akan dilanjutkan sesuai dengan prosedur hukum,” jelasnya.

Penulis: Ronis Natom

Editor: Boni J

Kabupaten Kupang Maksi Nenabu Markus Hage Monumen Pancasila
Previous ArticleSosialisasi Pembangunan Waduk Lambo Sempat Berlangsung Tegang
Next Article Ibu Uluk Dapat Perhatian Khusus Pemkab TTU

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Pemprov NTT Harus Lobi Pemerintah Pusat soal Nasib 9.000 PPPK

5 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.